5 Profesi Yang Tidak Mendapatkan Tunjangan Hari Raya

Lebaran menjadi momen yang sangat menyenangkan bagi yang merayakannya. Apalagi jika mendapatkan THR alias Tunjangan Hari Raya, semua orang pasti menyukainya. THR ini bisa menjadi tambahan buat belanja sekaligus sangu buat mudik. THR bagaikan bonus tahunan yang selalu dinantikan kehadirannya.

Namun dibalik hiruk pikuk lebaran dan suka cita mendapatkan THR, ternyata ada banyak profesi yang tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya tersebut. Meskipun mereka juga merayakan hari raya dan memiliki kebutuhan yang sama, namun tunjangan khusus di hari raya tidak ada sama sekali. Alhasil mereka harus memutar otak sekaligus memiliki trik supaya tetap bisa mendapatkan penghasilan tambahan buat hari raya.

Tunjangan Hari Raya

Berikut ini adalah beberapa profesi yang tidak mendapatkan tunjangan hari raya :

1. Petani

Profesi petani jumlahnya cukup banyak di Indonesia. Mereka ini penyumbang pangan utama bagi seluruh profesi di manapun berada. Saat hari raya menjelang, petani akan berusaha mendapatkan tambahan uang belanja dengan menjual gabah yang dipunyainya. Walaupun tidak hasilnya tidak seberapa, namun cukup buat hari raya.

2. Nelayan

Sama seperti petani, profesi nelayan jumlahnya juga relatif banyak. Berbeda dengan petani yang bisa menjual hasil simpanan pertaniannya, nelayan tidak bisa melakukannya. Karena hasil tangkapan laut langsung dijual saat itu juga. Untuk memenuhi kebutuhan hari raya, mereka harus pintar-pintar menyimpan hasil tangkapan ikannya di hari lainnya.

3. Pedagang

Saat menjelang hari raya, banyak pedagang yang mengalami keuntungan berlipat ganda. Walaupun mereka tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya, namun penghasilannya cukup buat kebutuhan di hari raya. Terkadang para pedagang ini justru memberikan bingkisan hari raya buat para pelanggan setianya.

Baca juga : Tips Hemat Selama Bulan Ramadhan

4. Pengusaha

Dibalik karyawan yang mendapatkan THR, justru pemimpin utama karyawan tersebut tidak mendapatkannya. Yup, para pengusaha menjadi profesi yang tidak pernah mendapatkan THR karena merekalah yang justru memberikan THR pada para karyawannya.

5. Penjual Jasa dan Freelance

Penjual jasa disini ada banyak sekali. Ada tukang pijat, tukang cukur, penjahit, tukang ojek dan masih banyak lagi lainnya. Mereka ini adalah golongan profesi yang tidak memiliki THR. Blogger, content creator dan pekerja lepas lainnya juga merupakan profesi yang tidak menikmati THR. Bagaimana mau menikmati THR, atasan saja tidak punya. Mereka ini adalah profesi-profesi yang bisa bekerja kapan saja dan dimana saja.

Baca juga : Keuntungan Absolut Menjadi Freelance

Disamping profesi-profesi diatas, sebenarnya masih banyak profesi lainnya yang juga tidak mendapatkan THR. THR itu hanyalah kepunyaan pegawai swasta dan pegawai pemerintah (melalui gaji 13). Walaupun tidak mendapatkan THR, profesi-profesi lain tidak pernah pasrah. Mereka tidak pernah mengeluh dan menyalahkan siapa-siapa.

Rejeki bisa datang dari mana saja. Walaupun tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya namun semua orang bisa merayakan hari raya dengan caranya sendiri-sendiri. Dapat atau tidaknya THR tidak akan jadi masalah. Pastinya selalu ada sumber rejeki yang datang buat yang merayakan hari raya.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!