7 KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN SAAT MENYIKAT GIGI 

Gigi adalah salah satu organ penting dalam mulut yang fungsinya untuk mengunyah dan menghaluskan makanan di dalam mulut. Hampir semua orang membutuhkan gigi untuk proses pencernaan makanan. Tanpa gigi, orang akan tersiksa dan tidak bisa menikmati makanan yang lezat.

Supaya dapat digunakan semaksimal mungkin dan dalam kurun waktu yang lama, gigi harus dirawat dan dibersihkan setiap hari. Perawatan yang dilakukan juga harus benar tidak Asal asalkan saja. Jika gigi tidak dirawat dengan benar, gigi lama kelamaan akan rapuh dan rusak sehingga tidak bisa berfungsi lagi.

Kesalahan saat menyikat gigi
Ilustrasi Menyikat gigi (sumber : pixabay.com)

Salah satu perawatan wajib untuk gigi adalah dengan cara menyikatnya. Demi kesehatan gigi, menyikat gigi harus dilakukan tiap hari. Tidak hanya sekali saja, namun minimal 2 kali sehari.

Banyak orang yang mengeluhkan tentang kesehatan giginya. Walaupun sudah dirawat dan dibersihkan tiap hari dengan cara menyikatnya, gigi masih sering sakit, ngilu bahkan berlubang. Akibatnya keberadaan gigi tidak bisa dipertahankan. Kesalahan sebenarnya bukan terletak pada gigi atau pola makannya, namun kebanyakan justru kesalahan dilakukan pada saat menyikat gigi.

Sampai saat ini masih banyak orang yang melakukan kesalahan-kesalahan saat menyikat gigi, namun tidak disadarinya. Akibatnya giginya menjadi tidak sehat dan rapuh. Berikut ini ada 7 kesalahan yang sering dilakukan orang saat menyikat gigi :

1. Menggunakan Bulu Sikat Gigi Yang Permukaannya Kasar

Pemilihan bulu sikat memang sering disepelekan orang, padahal hal itu sangat penting. Hal utama yang harus diperhatikan dalam menjaga gigi dan gusi supaya tetap sehat adalah memilih sikat gigi dengan baik. Pilihlah sikat gigi yang permukaan bulu sikatnya tapi dan tidak kasar.

Sikat gigi yang permukaannya kasar dapat mengakibatkan gusi bengkak dan berdarah. Terlebih jika menyikat giginya dilakukan dengan cepat, dia gusi akan semakin parah. Organ dalam mulut seperti gusi dan lidah bersifat lembut dan halus, oleh mudah harus di diperlakukan dengan lembut juga. Tidak boleh ada bahan kasar yang menyentuhya karena itu adalah salah satu kesalahan saat menyikat gigi.

2. Menyikat Gigi Dengan Kasar dan Tergesa-gesa

Gigi adalah organ pencernaan paling penting dan terletak di dalam rongga mulut yang sensitif. Dalam membersihkan/menyikatnya tetap harus dilakukan dengan baik dan lembut. Kebiasaan menyikat gigi dengan kasar dan tergesa-gesa akan menyebabkan enamel dalam gigi mengalami erosi (hilang sedikit demi sedikit), gusi juga ikut terluka.

Oleh karenanya, saat menyikat gigi harus dilakukan dengan santai dan berulang-ulang untuk hasil maksimal. Menyikat gigi yang tergesa-gesa dan dilakukan dalam waktu sebentar tidak akan bisa menghilangkan kotoran-kotoran yang tertempel pada dinding gigi. Justru malah merusak gigi dan gusi.

3. Menyikat Gigi Tidak Beraturan

Dalam menyikat gigi dibutuh teknik yang baik dan benar. Banyak orang yang mengalami kerusakan gigi karena diakibatkan teknik yang salah dan tidak beraturan dalam menyikat gigi. Ada pola tertentu yang harus dilakukan saat menyikat gigi. Coba ingat-ingat sendiri pelajaran yang didapat saat kecil dalam menyikat gigi dari dokter Gigi, orang tua ataupun dari guru sekolah.

Diantara teknik yang benar dalam menyikat gigi adalah :

  • Teknik Bass, adalah teknik menyikat gigi dengan meletakkan sikat gigi 45 derajat ke arah pangkal gigi. Tekan perlahan sambil dilakukan gerakan berputar kecil dengan sedikit getaran.
  • Teknik Roll, yaitu teknik membersihkan gigi dengan melakukan gerakan berputar besar pada seluruh permukaan gigi bagian atas dan bawah. Teknik ini adalah yang paling banyak digunakan, mudah dilakukan, dan cukup efektif.

Setelah menyikat gigi, jangan lupa juga menyikat lidah untuk menghilangkan kuman dan bakteri serta mencegah bau mulut.

4. Menyikat Gigi Setelah Makan

Menyikat gigi setelah makan sering diajarkan orang tua pada anaknya, namun hal itu ternyata tidak baik bagi kesehatan Gigi dan juga lambung. Menyikat gigi langsung setelah makan termasuk salah satu  kesalahan saat menyikat gigi. Karena menyikat gigi setelah makan akan menyebabkan kadar asam di dalam mulut tidak seimbang, gigi jadi tidak sehat dan kandungan gizi dalam makanan akan tercemar di dalam lambung. Sebaiknya menyikat gigi dilakukan kurang lebih 30 menit setelah makan.

Baca juga : Bunga-bunga yang bisa dimakan

5. Terlalu Sering Menyikat Gigi

Menyikat gigi yang terlalu sering akan mengakibatkan enamel gigi cepat terkikis/erosi dan juga dapat menimbulkan resesi garis gusi. Menyikat gigi dilakukan sewajarnya saja sesuai kebutuhan, tidak terlalu sering juga tidak terlalu jarang sampai cuma seminggu sekali.

6. Tidak Mencuci Sikat Gigi

Kesalahan lain yang sering dilakukan saat menyikat gigi adalah kurang menjaga kebersihan dari sikat gigi yang dipakai. Sikat gigi yang tidak dibersihkan sehabis dipakai atau hendak dipakai lagi akan menyebabkan kuman dan bakteri – bakteri mudah bersemayam dalam mulut lewat perantara sikat gigi. Akibatnya bisa terkena penyakit mulut. Sebaiknya, cucilah sikat gigi sebelum dan sesudah menyikat gigi untuk menghindarkan diri dari kuman yang tertempel di dalam sikat gigi.

Kesalahan saat menyikat gigi
Sikat Gigi harus diganti 3 bulan sekali

7. Tidak Mengganti Sikat Gigi

Sikat Gigi harus diganti setelah 3 bulan pemakaian. Karena sikat yang sering dipakai akan menjadi kasar dan rusak sehingga tidak baik untuk gigi. Dengan mengganti sikat gigi, juga bisa menghindari kuman berbahaya yang tertempel di sikat gigi. Jangan pernah pelit untuk membuat sikat gigi baru, 3 bulan sekali. Apalah arti uang seharga satu sikat gigi dibandingkan dengan kesehatan gigi.

Baca juga : Trik Sederhana Hemat Energi

Itulah 7 kesalahan yang sering dilakukan orang saat menyikat gigi. Jika anda punya pertanyaan, komentar atau sanggahan mengenai kesalahan- kesalahan saat menyikat gigi bisa disampaikan di kolom komentar. Semoga bermanfaat.

3 Comments

Silahkan tinggalkan komentar, saran atau pertanyaan di bawah ini

error: Content is protected !!