Alasan Suka Baju Tunik dibandingkan Model Baju Lain

Sedari dulu saya punya style baju yang sama. Karena sudah nyaman, jadinya kemana-mana selalu pakai style yang itu-itu saja. Pernah juga kepikiran buat ganti style, namun akhirnya kembali ke gaya tersebut. Mulai dari gaya berhijab, model baju yang dikenakan, hingga alas kaki yang dipakai. Semuanya memiliki model yang hampir sama.

Baju tunik

Model baju yang sering saya pakai karena saya sukai adalah model baju tunik. Untuk bawahannya, terkadang saya pakai model rok panjang, kulot, celana biasa dan juga rok celana (rocella). Tapi untuk atasannya saya selalu pakai tunik. Beraneka ragam model tunik membuat saya makin percaya diri menggunakannya. Saya punya koleksi tunik dari yang berbahan kaos, katun hingga batik.

Beberapa alasan mengapa saya menyukai baju tunik dibandingkan dengan model baju lain adalah :

1. Model pakaian Untuk Muslimah

Kata tunik berasal dari bahasa Inggris tunic yang artinya pakaian longgar menutupi dada, bahu, dan punggung. Jenis pakaian yang berasal dari bangsa Yunani dan Romawi Kuno ini cocok dipakai muslimah karena longgar dan tidak menampilkan lekuk tubuh. Tunik juga menutupi bagian pantat sehingga terasa nyaman digunakan. Inilah yang membuat saya suka memakainya.

2. Gak Perlu Dipermak

Saat membeli baju tunik baru saya tidak pernah mempermak lagi. Model dan ukurannya sudah pas sehingga bisa langsung dipakai. Berbeda halnya dengan baju gamis, daster maupun model baju lainnya. Setelah membeli baju gamis baru, biasanya saya langsung pergi ke tukang jahit buat memotong beberapa bagian bajunya supaya pas di tubuh. Paling sering yang dipotong adalah bagian bawah karena terlalu panjang dan bisa menyapu jalan. Kalau beli gamis size kecil yang sesuai panjang tubuh, area dada dan tangannya pasti gak muat. Tapi kalau beli tunik semuanya terasa pas di badan.

3. Keliatan Lebih Tinggi

Postur tubuh saya tergolong pendek dan melebar. Kalau pakai Gamis, terlihat gemuk banget. Kalau pakai setelan kaos biasa atau kemeja terlihat pendek. Oleh karena itu saya lebih suka pakai tunik saja. Tunik yang bentuknya panjang sampai dengkul bisa membuat saya terlihat lebih slim dan juga memberi efek tinggi. Gak terlihat terlalu gemuk dan tidak terlalu pendek.

4. Bisa dipadu padankan dengan pakaian lainnya

Untuk acara pengajian, silaturahmi ke kerabat dan sebagainya. Tunik bisa dipadu padankan dengan rok panjang sehingga tampak seperti gamis. Untuk acara santai atau jalan-jalan bisa dipadu padankan dengan celana dan legging. Model hijabnya juga bisa menyesuaikan Mau model apa saja bisa dipadu padankan dengan baju tunik. Kalau mau tampil beda dengan lainnya juga gampang. Pakaian tunik bisa ditambah hiasan kalung dan juga hiasan di sekitar pinggang atau sabuk.

Baca juga : Model Celana Kulot Yang Nyaman

5. Tersedia Berbagai model

Sebagai salah satu style pakaian wanita, baju tunik memiliki beragam model yang bisa dipilih. Ada tunik berkancing depan, tunik floral, tunik polos hingga batik tunik. Tunik kebaya dan tunik bordir juga ada. Pokoknya semua lengkap dan modelnya lebih banyak dibandingkan jenis pakaian lainnya.

6. Busana Multifungsi

Baju tunik

Saya tergolong orang yang sederhana dan tidak mau repot dalam  berbusana, oleh karena itu tunik menjadi pilihan saya di segala suasana. Menurut saya tunik sangat simpel dan tidak ribet. Model ini multifungsi. Bisa dipakai untuk santai dan juga resmi.

Pokoknya baju tunik bikin saya tampil tetap percaya diri meski dalam gaya busana yang simple. Kalau kamu bagaimana???

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!