HUBUNGAN ANTARA GULA DAN TEBU


image

Gula adalah salah satu bahan pokok masyarakat Indonesia (SEMBAKO) yang sehari hari sangat dibutuhkan. Semua orang pasti mengetahui jenis barang ini karena rasanya yang manis dan telah membuat sebuah rasa tersendiri di dunia. Semua orang menyukainya, terutama anak-anak.
Gula digunakan untuk membuat aneka minuman seperti sirup, kopi, teh dan sebagainya, juga digunakan sebagai salah satu pelezat makanan atau Kue. Kopi atau teh akan terasa pahit jika tidak dicampur dengan gula.
Gula sebenarnya berasal dari pengolahan tanaman tebu.

image

   Tebu sendiri adalah salah satu tanaman perkebunan yang ditanam oleh para petani Indonesia. Kebutuhan akan gula yang tinggi menuntut adanya tanah perkebunan perkebunan tebu yang luas. Perkebunan Tebu ada yang ditanam oleh rakyat (masyarakat secara mandiri) yang disebut Tebu Rakyat (TR)  dan ada juga yang ditanam oleh pabrik yang disebut dengan Tebu Sendiri (TS).

Disebut Tebu Rakyat karena mulai dari menanam sampai tahap penebangan dilakukan sendiri oleh masyarakat (rakyat). Setelah tebu cukup umur kemudian ditebang untuk diolah menjadi Gula Merah, ada juga yang dijual ke pabrik gula untuk dijadikan gula putih (gula pasir).

Adapun tebu yang ditanam oleh pabrik disebut dengan Tebu Sendiri karena mulai dari menanam sampai penebangan, dikerjakan sendiri oleh pabrik yang kemudian dimasukkan kedalam pabrik sendiri untuk dimasak menjadi Gula.
Musim tanam tebu adalah bulan Juni. Umur tanaman tebu sendiri sangat panjang yakni hampir 1 tahun atau 12 bulan. Setelah mencapai umur tersebut, tebu sudah banyak mengandung gula dan siap ditebang serta siap dimasukkan kedalam pabrik. Di dalam pabrik tersebut tebu digiling dan melewati berbagai proses lainnya sehingga akhirnya menjadi gula yang siap dipasarkan.

image

   Tebu yang sudah diolah jadi gula siap dipasarkan

Umumnya pabrik gula didirikan di daerah perkebunan tebu. Maksudnya supaya tebu yang telah ditebang dapat dengan cepat dan mudah diangkut ke pabrik. Di daerah perkebunan tebu yang luas, pabrik gulanya pasti besar sebab tebu yang digiling banyak. Daerah perkebunan tebu yang tidak begitu luas pabrik gulanya juga kecil karena tebu yang digiling tidak banyak. Kebanyakan pabrik tebu di Indonesia berada di Pula Jawa, hanya beberapa diantaranya saja yang ada di luar pulau jawa seperti Pabrik Gula Cot Girek di Aceh dan Pabrik Gula Gone di Sulawesi.

Biasanya 1 hektar tanaman tebu menghasilkan tebu kurang lebih 1000 kuintal. Jumlah tersebut jika digiling akan menghasilkan kurang lebih 105 kuintal gula siap konsumsi.

Selain dijadikan Gula, tanaman tebu dapat menghasilkan tetes dan ampas. Tetes dapat diolah menjadi spritus, alcohol, makanan ternak, vetsin, bumbu masak dan lain-lain. Sedang ampas tebu dapat diolah menjadi kertas, hardboard dan lain-lain.

Silahkan tinggalkan komentar, saran atau pertanyaan di bawah ini

error: Content is protected !!