Keuntungan dan Kelemahan Investasi Reksa Dana Saham Serta Reksa Dana Campuran

Bagi masyarakat modern yang berpikiran maju, investasi menjadi sebuah cara untuk memastikan keamanan finansial pribadi dan keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang, menabung saja memang tidak cukup, harus ada investasi yang di andalkan. Reksa Dana bisa menjadi salah satu pilihan investasi terbaik. Keuntungan Investasi Reksa Dana yang didapat memberikan rasa aman sekaligus ketenangan dalam pengelolaan keuangan di masa mendatang.

Ada beragam produk Reksa Dana yang bisa kita pilih. Setelah sebelumnya saya sudah membahas mengenai Reksa Dana Pasar Uang dan Reksa Dana Pendapatan Tetap dalam artikel Penyiapan Dana Darurat Dengan Investasi Reksa Dana, sekarang akan dibahas mengenai Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran.

Pada dasarnya jenis Reksa Dana tersebut sama, yang membedakan hanyalah pada hasil serta resiko yang didapatkan. Bagi yang tahap pemula, bisa memilih Reksa Dana Pasar Uang. Yang sudah sangat ahli bisa memilih Reksa Dana Campuran atau Reksa Dana Saham yang merupakan jenis Reksa Dana paling tinggi hasil juga resikonya.

Investasi Reksa Dana Saham

Setiap usaha yang dilakukan pastinya ada keuntungan dan kelemahan yang menyertai. Begitu juga dalam berinvestasi Reksa Dana. Supaya tidak salah pilih dan menyesal dikemudian hari, berikut ini disajikan keuntungan dan kelemahan Reksa Dana Saham serta Reksa Dana Campuran

Keuntungan Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran

Sebagai sebuah pilihan berinvestasi, Reksa Dana Saham memberikan banyak keuntungan bagi nasabahnya. Keuntungan memilih Reksa Dana Saham dan Campuran diantaranya :

1. Biaya Awal Terjangkau

Sama seperti jenis Reksa Dana lainnya, Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran nilai awal investasinya cukup rendah. Yakni mulai Rp. 10.000, – saja. Dengan nilai investasi tersebut, kita bisa mendaftar dan investasi. Namun kalau ingin mendapatkan hasil yang maksimal, modalnya tentu tidak bisa minimal seperti itu. Semakin besar modal yang disetorkan, semakin banyak hasil yang didapatkan.

2. Hasil Tinggi

Hasil investasi Reksa Dana Saham tergolong sangat tinggi. Hasilnya paling tinggi dibandingkan dengan jenis Reksa Dana lainnya. Reksadana ini bisa memberikan keuntungan hingga 20% per tahun. Begitu juga dengan Reksa Dana Campuran, walaupun hasilnya tidak setinggi Reksa Dana Saham, namun Reksa Dana Campuran juga menghasilkan pendapatan yang memuaskan.

3. Mudah Pengelolaannya

Dengan bantuan Manajer Investasi, kita tidak perlu mengamati dan menganalisa pasar saham yang cukup rumit. Kita hanya tau hasilnya saja. Pengelolaa investasi Reksa Dana, baik yang saham, campuran maupun yang lainnya ditanggung sepenuhnya oleh Manajer Investasi. Manajer Investasi tersebut tentunya telah mendapat izin dari otoritas jasa keungan (OJK) dan mendapatkan komisi tersendiri dari pengelolaannya. Pengelolaan oleh Manajer Investasi ini dilakukan di semua jenis Reksa Dana, tidak hanya di Reksa Dana Saham maupun Campuran saja.

Baca juga : Memahami Lebih Dekat Reksa Dana Manulife Syariah

4. Risiko Bisa Dikurangi

Pada praktek rielnya, Reksa Dana  diinvestasikan ke dalam puluhan bahkan ratusan saham atau obligasi. Uang investor disebar ke berbagai instrumen sehingga jika terjadi suatu resiko yang tidak diinginkan, nilainya tidak anjlok atau turun secara bersamaan. Pada jenis Reksa Dana Saham misalnya, pembelian tidak dilakukan dalam 1 saham saja, tetapi membagi investasi ke berbagai saham untuk mencegah turunnya nilai investasi hanya karena 1 harga saham yang turun. Jika dirasa sahamnya meragukan dan tidak sesuai keinginan, manajer Investasi dapat mengalihkan ke produk saham yang lain.

5. Transparan

Laporan Investasi Reksa Dana sangat transparan. Perusahaan investasi memberikan informasi perkembangan portofolio dan biaya secara jelas dan berkelanjutan. Kita bisa memantau keuntungan, biaya, serta risiko investasi yang kita tanamkan setiap saat secara online. Secara berkala, perusahaan investasi Reksa Dana juga akan memberikan laporan investasi kita melalui email sehingga bisa dilihat perkembangannya.

6. Pembelian dan Penjualan dilakukan Secara Online

Kelemahan Investasi Reksa Dana

Zaman serba digital dan online telah merambah ke dunia Investasi. Segala Jenis Investasi Reksa Dan sudah tersedia secara online. Kita bisa melakukan pembelian dan penjualan secara online di mana saja. Prosesnya mudah dan cepat. Yang ingin mencoba atau mencari tahu tentang Reksa Dana bisa membuka www.klikmami.com yang dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.
Perusahaan ini memiliki pengalaman dan prestasi di bidang investasi serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi investor. Ada pusat layanan yang sedia melayani dan menjelaskan berbagai program Investasi Mami.

Kelemahan Investasi Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran

Meskipun memiliki sejumlah keuntungan, investasi Deksa Dana saham dan Campuran memiliki resiko kerugian dan kelemahan. Agar tidak menyesal dikemudian hari, investor wajib mengetahuinya supaya dapat mengantisipasi.

1. Kerugian Investasi

Setiap Investasi pasti memiliki resiko kerugian. Tidak ada investasi yang resikonya nol. Resikonya bisa rendah, sedang atau tinggi, tergantung jenis instrumen yang dipilih. Begitu juga dalam investasi Reksa Dana. Dibandingkan dengan jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Reksa Dana Pasar Uang, resiko dari Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran paling tinggi.

Pada Reksa Dana saham, fluktuasi harga saham di bursa efek yang nilainya naik atau turun sangat menentukan hasil dari investasi. Jika harga naik, otomatis hasil yang didapat akan naik drastis, sebaliknya jika harga turun hasilnya juga akan turun. Jaminan harga yang selalu naik dipastikan tidak ada. Oleh karena itu harus dipersiapkan mentalnya.

2. Dipotong Biaya Investasi

Dalam transaksi beli jual, investor harus membayar biaya terkait investasi Reksa dana. Biaya ini berimbas pada return yang diterima investor karena hasil investasi reksa dana yang diterima akan dikurangi untuk membayar biaya tertentu. Meskipun nilai biayanya relatif kecil, namun tetap saja terlihat perbedaannya.

3. Butuh Waktu Pencairan (Likuiditas)

Berbeda dengan dana tabungan maupun deposito yang bisa diambil saat pengajuan, dalam Reksa Dana pencairannya membutuhkan waktu 2 s/d 4 hari kerja sejak pengajuan pengambilan. Hal ini berlaku untuk semua jenis Reksa Dana.

Demikian keuntungan dan kelemahan Investasi Reksa Dana Saham dan Campuran. Semoga bisa mencerahkan anda yang mau mencoba investasi di Reksadana.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!