MENGINTIP SERUNYA NJUNGOK BARENG NETIZEN BOJONEGORO

Acara “Njungok Bareng Netizen Bojonegoro” diadakan pada Hari Jumat tanggal 6 Mei 2016 di Pendopo Malowati atau Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Dengan mengusung tema “Dari Bojonegoro Untuk Indonesia” acara ini menghadirkan Bapak Budiono Darsono (Founder dan CEO detikcom) dan juga bapak Suyoto Bupati Bojonegoro.

Kata “Njungok” mungkin adanya hanya di Bojonegoro karena saya yang orang Lamongan (kabupaten yang berdekatan dengan Bojonegoro) sangat tidak familiar dengan kata tersebut.

Kata “njungok” dalam bahasa Bojonegoro-an mungkin hampir sama dengan kata ”ndodok” dalam bahasa Lamongan yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai duduk beralaskan tikar tanpa kursi. Netizen sendiri adalah sebutan bagi para penggiat atau aktifis dunia maya (internet) seperti twitter, fesbuk, instagram dan juga para penulis dunia digital alias blogger.

Meskipun acara Njungok Bareng Netizen Bojonegoro ini temanya khas kedaerahan yakni Dari Bojonegoro untuk Indonesia, namun pesertanya tidak hanya anak-anak muda dari Kabupaten Bojonegoro saja. Ada Netizen dari Lamongan, Tuban, Surabaya, Plat-M (madura) dan lain-lainnya yang ikut menyemarakkan suasana.

Berhubung acaranya gratis, pesertanya membludak luar biasa. Ada lebih dari 600 orang yang ikutan disana dan berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari guru, pelajar SMP, pelajar SMA, mahasiswa, komunitas dunia maya, blogger dan lain sebagainya semuanya membaur jadi satu.

Njungok Bareng Netizen Bojonegoro
Peserta duduk lesehan (njungok)

Saya adalah salah satu peserta dari Lamongan yang datang dengan beberapa teman netizen lainnya. Kami dari Lamongan berangkat sekitar pukul 16.00 Wib dan sampai di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat tiba di lokasi, tempat pendaftaran peserta terlihat antre dan memanjang yang menandakan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Bojonegoro. Meskipun demikian tidak ada acara desak-desakan semuanya antre dengan tertib.

Acara Njungok Bareng Netizen Bojonegoro ini, walaupun menghadirkan orang nomer satu di Bojonegoro namun dikemas dengan santai dan cantik. Tidak ada portokoler yang ribet yang biasanya mengiringi kedatangan orang nomer satu di suatu wilayah tertentu.

Acara dibuka dengan permainan lighting dan music yang begitu meriah dan luar biasa. Sebagai penanda dimulainya acara, semua yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama.

Sebagai pemanasan sebelum acara dimulai, 2 pembawa acara yang cantik yakni Mbak Nova Wijaya dan Mbak Shela membagikan berbagai doorprice kepada para peserta dengan aneka games menarik. Acara ini pada dasarnya diselenggarakan oleh situs berita www.detik.com dan didukung oleh www.blibli.com, Exxon Mobile, Relawan TIK, Pemkab Bojonegoro dll. Hadiah dan doorpricenya dari para sponsor tersebut. Berhubung sponsornya banyak, hadiah dan door pricenya juga buanyak ……….. peserta terlihat rebutan ingin dapet hadiah-hadiahnya.

DSCN0078
Bupati Bojonegoro “Kang Yoto” memberikan sambutan dan materinya

Tepat pukul 20.12 WIB Bapak Bupati Bojonegoro yang akrab disapa dengan Kang Yoto masuk kedalam pendopo dan didampingi oleh Bapak Budiono Darsono atau yang akrab disapa dengan BDI. Mereka siap memaparkan materi dan sambutan-sambutannya.

Sebagai tuan rumah, Kang Yoto memulai sambutannya terlebih dahulu. Di awal sambutannya Kang Yoto sebenarnya merinding dengan slogan dari acara tersebut yakni “Dari Bojonegoro Untuk Indonesia” namun melihat antusias dan semangat peserta dan juga panitia, Kang Yoto yakin slogan tersebut bisa terlaksana. Salah satu contoh kecil dari slogan tersebut adalah hasil minyak dari Bojonegoro yang ternyata dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Hal itu membuktikan bahwa “Dari Bojonegoro Untuk Indonesia” bukan hanya isapan jempol belaka namun sudah menjadi kenyataan.

Kang Yoto dalam kesempatan tersebut mengungkapkan banyak sekali prestasi-prestasi Bojonegoro yang telah dicapai di tingkat nasional dan internasional. Diantaranya adalah Kabupaten Bojonegoro yang menjadi salah satu dari kabupaten yang mewakili Indonesia dalan “Open Government Partnership”. yang disejajarkan dengan Kota Paris Perancis. Selain itu Bojonegoro juga telah melahirkan generasi-generasi muda yang berbakat dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Sungguh saya sangat iri dengan dengan Kabupaten Bojonegoro, bukan karena prestasinya, bukan pula karena minyaknya tapi karena keterbukaan pemerintahannnya. Dimana Bupatinya sangat memperhatikan aspirasi-aspirasi masyarakatnya tanpa pandang bulu dan sudah update dengan adanya teknologi informasi. Buktinya pemimpin nomer satu di Kabupaten Bojonegoro ini mau mengadakan acara seperti ini untuk kelangsungan daerahnya dan mau membaur dengan masyarakatnya dengan duduk lesehan di tikar tanpa berbelit-belit dengan birokrasi dan tetek bengeknya.

Kegiatan seperti ini memang kelihatan sepele namun manfaatnya kedepan sungguh luar biasa. Kapan zaa…. Di Lamongan ada kegiatan seperti ini ???

Baca Juga : Profil Kabupaten Lamongan Jawa Timur

Setelah Kang Yoto memberikan sambutan dan sedikit ilmu-ilmunya, Bapak Budi Darsono tampil sebagai nara sumber utama dari acara ini. Bapak Budi Darsono adalah salah satu pendiri dari sebuah situs berita digital yang paling update saat ini yakni detik.com. Bapak Budiono lahir di Kota Semarang namun dulunya pernah mengenyam pendidikan di Bojonegoro dan lama tinggal di Bojonegoro.

Budi Darsono
Bapak Budiono CEO Detik.com saat memberikan materi

Dalam materinya Bapak BDI banyak mengisahkan perjalanan karir beliau mulai dari awal berdirinya detik.com sampai saat ini. Awalnya banyak yang mencibir dan meragukan eksitensi dari situs berita yang beliau didrikan, namun berbekal tekad dan kemauan yang keras akhirnya situs berita detik.com bisa sukses seperti sekarang ini. Didukung dengan slide-slide yang menarik sebagai bahan materi, Pak BDI menyita perhatian seluruh peserta dengan paparan-paparannya.

Ada banyak ilmu, pengetahuan dan inspirasi baru yang saya dapatkan dalam materi-materi tersebut.

Sesi tanya jawab dibuka setelah kang Yoto dan Bapak BDI memberikan materi-materinya. Pada sesi ini terlihat para peserta berebutan untuk angkat tangan dan maju kedepan sehingga kedua pembawa acara tampak kewalahan untuk mengatur. Beberapa panitia turun tangan dan ikut mengatur peserta yang berebutan kedepan. Berbagai pertanyaan peserta dijawab dengan lugas dan jelas oleh kedua pemateri. Sayangnya yang dari luar kota seperti kami tidak diberikan kesempatan untuk bertanya karena yang dari Bojonegoro sendiri saja sudah berebutan dan banyak yang tidak kebagian waktu untuk bertanya.

Di akhir Acara, lagi-lagi banyak hadiah yang bertaburan. Para peserta Njungok Bareng Netizen Bojonegoro berkesempatan mendapatkan doorprice dan hadiah-hadiah dari sponsor. Hadiah tersebut ada yang dibagikan lewat undian dan ada pula yang lewat kuis /permainan –permainan kata. Disamping topi, kaos, buku, flasdis, power bank dan lain lain hadiah utama dari acara tersebut adalah smartphone Oppo Neo 5 dan juga Neo 7. Lagi-lagi yang dari luar kota Bojonegoro tidak ada yang dapat satupun hadiahnya.

Njungok Bareng Netizen Bojonegoro
Para peserta Njungok Bareng Netizen Bojonegoro berebutan pengen hadiah

Meskipun hanya sebagai penggembira dan bersifat pasif namun banyak sekali ilmu-ilmu baru yang saya dapat dari acara Njungok Bareng Netizen Bojonegoro tersebut. Pengalaman baru dan inspirasi-inspirasi baru juga ikut mewarnai setelah selesainya acara tersebut. Berharap bisa ikut keseruan-keseruan lainnya di lain waktu dan lain tempat. Blogger memang luar biasa !!!!

One Comment

Silahkan tinggalkan komentar, saran atau pertanyaan di bawah ini

error: Content is protected !!