Pengalaman Terbaik di Kelas Inspirasi Lamongan Ke-5

Di Kabupaten Lamongan, kegiatan Kelas Inspirasi sudah memasuki tahun ke 5. Walaupun sudah diadakan beberapa kali, namun Kelas Inspirasi Lamongan ke 5 menjadi pengalaman kedua bagi saya dalam kegiatan Kelas Inspirasi. Sama seperti perhelatan Kelas Inspirasi Lamongan sebelumnya, saya mengambil bagian sebagai Relawan Fasilitator pada Kelas Inspirasi Lamongan ke 5 yang diadakan tanggal 3 Maret 2018 kemarin.

Perhelatan Kelas Inspirasi selalu meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang terlibat di dalamnya. Ada keseruan, kegembiraan dan pengalaman berharga yang mewarnai. Meskipun hanya berdiri di balik layar tidak ikut menginspirasi dan mengajar, namun ada banyak hikmah yang bisa saya dapatkan. Setelah menjadi Relawan Fasilitator, semoga suatu saat nanti bisa ikut merasakan jadi Relawan Pengajar dan Dokumentator.

Kelas Inspirasi Lamongan ke 5
Ceremoni Kelas Inspirasi (Photo by Dedik_Arifianto)

Kelas Inspirasi Lamongan ke 5 menyasar pada 9 SD di Kecamatan Ngimbang. Meskipun pelaksanaan Hari Inspirasi ditetapkan tanggal 3 Maret, namun hingar bingar persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari. Tepatnya sejak Bulan November 2017. Panitia inti mulai melakukan perekrutan Fasilitator sejak bulan Oktober 2017. Sementara perekrutan Pengajar dan Dokumentator dilakukan pada bulan Desember 2017 hingga Januari 2018

Berbagai kegiatan dilakukan guna mensukseskan kegiatan Hari Inspirasi tersebut. Namun saya sendiri baru bisa ikut terlibat dan berkumpul bersama di awal Januari 2018. Adanya berbagai kegiatan di Desa dan juga di TBM Bintang Brilliant membuat saya harus melewatkan beberapa agenda menyongsong Hari Inspirasi. Beruntung Divisi Acara yang menjadi tempat saya bergabung memiliki banyak talenta yang hebat, berbakat dan friendly. Meskipun saya melewatkan banyak hal, namun saya tetap bisa mengetahui berbagai informasi penting seputar Kelas Inspirasi Lamongan ke 5.

Beberapa hari sebelum Hari Inspirasi, saya dimasukkan ke dalam Grup WhatsApp Rombel SDN Slaharwotan 2 Ngimbang. SDN ini adalah tempat dimana saya harus bertugas dan mengenal banyak orang hebat di bidangnya. Awalnya grupnya sepi banget karena memang sebelumnya tidak ada yang mengenal satu sama lain secara langsung. Meskipun sering dipancing dengan berbagai argumen dan ide, namun ternyata grupnya tetap jalan di tempat.

Anggota Rombel Kelas Inspirasi Lamongan
Anggota Rombel beserta Guru SDN Slaharwotan 2 Ngimbang (Photo by : Disty_Ayu)

Saya sedikit khawatir dan tidak tenang dengan perkembangan grup Rombel tersebut. Biasanya saya pasif banget di dalam grup WhatsApp dan hanya muncul sesekali, namun di Grup ini saya jadi aktif banget dan sering koar-koar muncul biar rame, gak sepi lagi. Saat Kegiatan Bimtek Kepenulisan Sejarah di Kota Malang saya tetap koordinasi dan memikirkan perkembangan Rombel. Tetep positif thinking, mungkin mereka sedang sibuk dengan urusan masing-masing.

Alhamdulillah 3 hari sebelum Hari Inspirasi, grup mulai ramai. Koordinasi semakin intensif. Berbagai hal dibahas dan didiskusikan. Mulai dari proses pemberangkatan, konsumsi, perlengkapan, acara dan lain-lain. Semua relawan ikut sumbang ids dan saran. Grup tidak lagi sepi.

Berhubung saya jadi Pj Acara dalam Rombel SDN SLAHARWOTAN 2, maka yang saya sampaikan adalah mengenai rundown acara dan pembagian kelas. Sebenarnya saya ingin ada bantahan, argumen atau pendapat mengenai rundown acara yang saya buat, karena saya sadar banyak kekurangan didalamnya. Saya pengen tahu pendapat dari relawan lain termasuk pengajar dan Fasilitator lain mengenai Rundown yang saya buat, barangkali ada kekurangan atau ketidaksesuaian. Tapi ternyata semua menerima dan tidak ada satupun yang memprotes. Meskipun pekerjaan saya jadi lebih mudah tapi saya jadi gak enak sendiri. Ini pertama kalinya bikin rundown acara untuk Kelas Inspirasi.

Rundown Acara Kelas Inspirasi Lamongan ke 5 Rombel 7 SDN Slaharwotan 2 yang saya buat adalah sebagai berikut :

06.00 – 06.30 Meeting Point All Relawan
06.30 – 07.00 Penyambutan Anak-anak
07.00 – 07.20 Apel Pagi sekaligus Perkenalan All Relawan
07.20 – 07.30 Senam Ceria (Kak Soraya)
07.30 – 07.40 Ice Breaking di Lapangan (Kak Sudar)
07.40 – 07.50 Masuk kelas masing-masing dan Penulisan tag name + cita-cita
07.50- 08.45 Sesi 1
08.45 – 09.00 istirahat
09.00 – 10.00 sesi 2
10.10 – 11.00 Sesi 3
11.00 – 11. 30 Closing, Foto bersama dan penempelan pohon cita-cita
11.30-12.30 Ishoma All Relawan
12.30 – 13.00 Berpamitan dan Meninggalkan SD untuk menuju tempat Refleksi1

3.00 – 16.00 Kegiatan Refleksi

Lokasi Kelas Inspirasi Lamongan ke 5
SDN SLAHARWOTAN 2 Ngimbang (Photo by Luqman_Syafiq)

Kecamatan Ngimbang yang menjadi sasaran Kelas Inspirasi Lamongan ke 5 lokasinya lumayan jauh dari pusat kota Lamongan. Jarak tempuhnya kurang lebih 1 jam dengan menggunakan motor. Untuk efisiensi sekaligus kemudahan koordinasi, pemberangkatan menuju lokasi dilakukan dalam 3 gelombang.

Gelombang pertama berangkat pada Jumat sore tanggal 2 Maret sekitar pukul 14.00 WIB. Gelombang 2 berangkat malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB sedangkan gelombang 3 berangkat sabtu pagi pukul 05.00 WIB. Pemberangkatan tersebut disesuaikan dengan kelonggaran waktu masing-masing anggota Rombel. Tidak ada pemaksaan didalamnya. Saya sendiri ikut dalam rombongan gelombang pertama karena mempunyai banyak waktu longgar. Kalau berangkat malam hari atau pagi harinya justru takut gak jadi berangkat.

Saya berangkat dari rumah sekitar pukul 2 Siang, namun sampai di lokasi sekitar pukul 5 sore. Selain disebabkan jarak yang lumayan jauh, lamanya perjalanan juga disebabkan karena saling menunggu antar teman dan juga insiden ban bocor di tengah jalan. Dari 5 anggota rombongan yang berencana berangkat gelombang pertama, hanya 3 orang yang sampai sebelum maghrib tiba. Yang lain ikut dalam rombongan gelombang kedua dan ketiga.

Lokasi SD yang saya tempati berada di tengah area Hutan Jati, jadi lumayan sepi pada malam hari. Sinyal juga tidak begitu bagus. SD tersebut juga menjadi tempat menginap saya dan teman-teman.

Sampai di lokasi, kendala pertama mulai terlihat. Hp saya mulai berulah dan tidak bisa digunakan. Situasinya mirip dengan saat Petualangan di Bali Hari Ketiga. Karena sudah pernah mengalami sebelumnya, saya jadi tidak begitu risau karena nanti pasti bisa balik lagi.

Di lingkungan sekolah, kami disambut oleh guru, Kepala Sekolah dan juga Komite Sekolah. Mereka menerima dengan tangan terbuka. Kami sempat beramah tamah sebentar dan membicarakan berbagai hal sambil menunggu yang lain datang. Karena malam sudah terlalu larut, dengan terpaksa kami meminta pihak sekolah (mengusir secara halus) untuk pulang dan tidak menunggu kedatangan teman-teman yang lain. Kami merasa sangat tidak enak hati karena kedatangan mereka tidak dapat diprediksi.

Sekitar pukul 22.00 WIB atau pukul 10 malam, Rombongan Gelombang kedua baru sampai di lokasi. Pihak Sekolah sudah pulang satu jam sebelumnya. Kedatangan mereka tentu disambut dengan suka cita. Suasana yang awalnya sepi berubah menjadi sedikit hangat. Apalagi ditambah dengan celutukan Dua Bangau yang membuat suasana jadi riuh rendah. Berbagai atribut dan perlengkapan yang dibutuhkan saat Hari Inspirasi keesokan harinya dikebut malam itu juga. Ada Name Tag dan bangau cita-cita yang mesti diselesaikan.

Perlengkapan Hari Inspirasi Lamongan
Sibuk bikin perlengkapan Hari Inspirasi (dokumen pribadi)

Saat pagi menjelang, semua perlengkapan sudah siap sedia. Meskipun para relawan hanya tidur beberapa jam saja, namun senyum semangat sudah menguar dimana-mana. Semuanya sumringah menyambut kedatangan siswa siswi SDN SLAHARWOTAN 2. Relawan yang berangkat gelombang 3 pada pukul 7 pagi juga sudah berada di area sekolah.

Kegiatan Hari Inspirasi di Rombel yang saya ikuti, berjalan sesuai rencana. Meskipun ada beberapa jadwal yang sedikit molor, namun sebagian besar sudah sesuai rundown yang disepakati. Baik Relawan Pengajar maupun Relawan Dokumentator benar-benar melakukan tugasnya dengan baik tanpa ada protes sama sekali. Hal itu bikin Relawan Fasilitator seperti saya terharu dan sedikit malu karena terlalu merepotkan mereka.

Para Relawan Pengajar seperti Mas Zakky (Programer Game), Mas Yudha (CEO Perusahaan di Mojokerto), Mbak Dwi Ajeng (Fasilitator Outbond), Mbak Soraya (HRD Perusahaan Surabaya), Mbak Alfiyah (Apoteker), Mbak Wenny (Karyawan Perusahaan Sidoarjo) dan Ibu Waty Ibrahim dari perusahaan Kelapa Sawit penempatan Jakarta sangat hebat dalam menyampaikan materi. Ternyata mereka sudah terbiasa dengan kegiatan Hari Inspirasi sehingga tidak kesulitan dalam mengajar di kelas. Mereka ini adalah Relawan Pengajar terbaik versi saya.

Relawan Pengajar Kelas Inspirasi
Para Relawan Pengajar (Photo by : Disty_Ayu)

Ni Begitu juga dengan Relawan Dokumentator seperti Mbak Disty Ayu, Mas Dedik Arifianto, Mas Amami, Mas Risfandi dan Mas Uki. Mereka adalah Relawan yang handal di bidang Dokumentasi. Hasil jepretan kamera dan rekaman video mereka teramat bagus. Beberapa foto dalam postingan ini adalah hasil karya mereka. Predikat Dokumentator terbaik patutlah disandang.

Dokumentator Kelas Inspirasi Lamongan ke 5
Relawan Dokumentator Kelas Inspirasi Lamongan (dokumen pribadi)

Satu hal yang saya sesali waktu Hari Inspirasi, saya tidak bisa sepenuhnya di dalam kelas mendampingi relawan pengajar yang bertugas. Saya malah kesana kemari menyelesaikan beberapa urusan dan juga membantu bikin perlengkapan closing. Padahal saya pengen juga menimba ilmu dari relawan pengajar dan melihat cara mengajar mereka dari dekat. Atau sesekali membantu mereka jika kesulitan. Tapi situasinya tidak memungkinkan. Saya tidak begitu tahu situasi di dalam kelas saat relawan pengajar memberikan materi. Hal itu bikin gak enak hati hingga kini. Foto-foto saya di dalam kelas juga tidak ada.

Waktu terasa begitu cepat. Tak terasa sudah pukul 11 siang. Waktunya untuk melakukan sesi closing ceremony. Walau sebelumnya hujan turun mewarnai hari, syukur alhamdulillah saat closing tiba, hujan sudah reda. Genangan air hujan malah menambah elok suasana. Bayangan yang muncul di foto jadi lebih indah dipandang mata. Saat seperti ini tugas relawan Dokumentatorlah yang mengabadikan semuanya. Mereka mengatur barisan dan pose dengan sebaik mungkin.

Peran Relawan Dokumentator dalam perhelatan Kelas Inspirasi sangatlah penting. Keberadaan mereka yang tidak pernah terlihat sangat dibutuhkan untuk merekam jalannya Hari Inspirasi. Tanpa mereka, kita semua tidak akan pernah tahu bagaimana proses Kelas Inspirasi dari dekat.

Closing dan foto bersama di Hari Inspirasi (dokumen pribadi)

Beruntung sekali saya bisa masuk ke dalam Rombel SD Slaharwotan 2 ini. Di rombel ini semua relawan baik Relawan Pengajar maupun Relawan Dokumentator benar-benar orang yang terpilih dan mempunyai dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Mereka memberikan hasil terbaik demi kelancaran Hari Inspirasi di Lamongan. Meskipun mereka mendapatkan Relawan Fasilitator yang kacangan dan banyak kekurangan seperti saya, mereka tidak ada yang protes sama sekali. Justru mereka banyak membantu Relawan Fasilitator dalam bertugas.

Siswa-siswi SDN Slaharwotan 2 Ngimbang dari Kelas 1 hingga 6 juga benar-benar kooperatif. Mereka sangat antusias dalam menerima materi. Waktu yang diberikan terasa sangat kurang karena rasa keinginantahuan mereka yang besar. Begitu juga dengan para guru dan Kepala Sekolah yang membuka pintu selebar-lebarnya untuk kami semua. Pokoknya semuanya sungguh luar biasa dan patut dapat predikat terbaik. Hal ini dapat menjadi pengalaman berharga untuk saya pribadi dan mungkin teman teman Relawan lainnya.

Terima kasih tak terhingga buat semua Relawan yang bertugas di Kelas Inspirasi Lamongan ke 5 SDN SLAHARWOTAN 2 Ngimbang. Tanpa kalian, saya bukan apa-apa. Mohon maaf juga buat teman teman yang sering saya omelin dan saya suruh-suruh. Saya gak akan bisa melakukan apapun tanpa bantuan kalian. Semoga kedepan bisa kumpul lagi, berbagi serta menginspirasi. Jangan kapok ikut Kelas Inspirasi lagi!!

(Visited 6 times, 1 visits today)
18 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!