WAJAH BARU TERMINAL BUNGURASIH YANG SERASA BANDARA

Terminal Purabaya atau yang lebih dikenal dengan nama Terminal Bungurasih adalah salah satu terminal terbesar di Indonesia. Terletak diantara kota Surabaya dan Sidoarjo Jawa Timur. Menjelang Lebaran tahun 2017 ini Terminal Bungurasih mempunyai wajah baru yang tampak bersih, tertib dan rapi. Wajah baru terminal Bungurasih serasa di bandara.

Wajah baru Terminal Bungurasih
Wajah baru Terminal Purabaya / Bungurasih

Saya sendiri sempat kaget waktu memasuki bagian-bagian dari terminal ini. Saat masuk ke dalam terminal dan turun dari bis, perubahan masih belum tampak. Di areal turunnya penumpang masih banyak pedagang yang menawarkan dagangannya dan juga para calo yang menarik-narik penumpang. Tapi begitu memasuki wilayah ruang tunggu, perubahan tampak begitu nyata.

Baca juga : Cara Cerdas Berburu Tiket Dengan Harga Murah


Di ruang tunggu keadaannya benar-benar bersih, megah dan modern. Disana terdapat deretan kursi yang membentang dan juga lapang menyambut penumpang yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Deretan jendela kaca yang terletak di depan kursi ruang tunggu memberikan nuansa lega dan pandangan bebas mengarah ke deretan bus dijalur pemberangkatan. Tidak ada satupun pedagang yang berkeliaran, para calopun juga tidak ada. Yang ada malah beberapa petugas terminal (berseragam dinas perhubungan) yang membantu para penumpang untuk menentukan arah.

Wajah baru Terminal Bungurasih
Ruang Tunggu di Terminal Bungurasih

Bagi yang tidak pernah atau sudah lama tidak ke Terminal Bungurasih memang pasti kebingungan jika memasuki areal ruang tunggu dan melanjutkan perjalanan. Karena keadaannya benar-benar berbeda. Jika sebelumnya saat di ruang tunggu, para penumpang bisa langsung turun dan menuju bus yang diinginkan, sekarang ini rutenya diubah. Para petugas mengarahkan para penumpang bis antar kota untuk naik ke lantai 2 ruangan tunggu dan melanjutkan perjalanan. Sedangkan untuk para penumpang bis dalam kota (bis jurusan Darmo, JMP, Pasar Turi, Wilangun dsb), rutenya masih sama dan tidak berubah, yakni lurus ke arah timur tanpa perlu masuk ruang tunggu.

Demi menikmati wajah baru terminal Bungurasih yang serasa bandara ini, kemarin tanggal 16 Mei 2017 saya sengaja berjalan-jalan di areal terminal baru sekedar untuk melihat dan merekam berbagai momen disana. Kebetulan acara yang saya datangi mulainya jam 10 pagi sedangkan saya tiba di terminal Bungurasih jam 07.30, jadi punya banyak waktu luang buat melihat-lihat.

Baca Juga : Tips Agar Perjalanan Luar Kota Lancar dan Menyenangkan

Berdasarkan pengamatan saya, Terminal Bungurasih sekarang ini mempunyai dua ruang tunggu sekaligus. Satu di lantai satu dan satunya di lantai dua. Masing-masing mempunyai area yang sangat luas dan nyaman untuk digunakan para penumpang bus antar kota dan antar provinsi.

Untuk sampai di lantai dua, penumpang bisa menggunakan fasilitas eskalator yang berada di kanan dan kiri ruang tunggu. Bagi yang tidak terbiasa/tidak berani menggunakan eskalator, para penumpang bisa menggunakan tangga yang terletak di sudut arah timur (sebelah kanan) ruang tunggu terminal.

Dari ruang tunggu di lantai dua, para penumpang tak perlu bingung harus ke mana, karena di ruang tunggu mereka bisa langsung melihat keberadaan bus tujuan lewat kaca di lantai dua. Dari sana sudah kelihatan jelas arah tujuan yang diinginkan beserta deretan busnya. Tinggal pilih sesuai kebutuhan /keinginan. Bus menjadi sarana angkutan darat yang paling banyak dgunakan orang saat ini.

Pemandangan dari lantai 2 Terminal Bungurasih

Wajah baru dari Terminal Bungurasih ini kian nampak seperti bandara dengan keberadaan lorong-lorong khusus untuk menuju ke lokasi bus. Ada dua lorong yang tampak, ada yang mengarah ke arah kanan dan ada yang kiri. Dari lorong lorong ini penumpang bisa langsung turun ke bawah sesuai dengan rute bus yang dituju. Dengan ini penumpang tak perlu lagi merasa  terganggu dengan keberadaan para calo yang kerap menarik-narik penumpang sesuka hatinya karena masing-masing sudah ada papan petunjuknya. Hanya saja mungkin sedikit capek, setelah naik ke lantai dua harus turun lagi ke bawah melewati lorong lorong yang serasa bandara.

Selain ruang tunggu, fasilitas lain seperti smooking area dan ruang menyusui juga tersedia. Para penumpang semakin nyaman dengan tiadanya asap rokok yang kerap mengganggu. Bagi para perokok disediakan ruang khusus sehingga tidak mengganggu penumpang lain yang tidak merokok. Para ibu yang butuh privasi buat menyusui juga punya ruangan khusus yang tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang. Fasilitas toilet juga sangat bersih dan nyaman. Pokoknya benar-benar beda dengan sebelumnya.

Ruang Khusus Perokok di Terminal Bungurasih

Bagi para pemudik, pelancong atau siapapun yang sedang bepergian ke luar kota atau luar provinsi, selamat menikmati wajah baru Terminal Bungurasih yang serasa Bandara ini.

13 Comments

Silahkan tinggalkan komentar, saran atau pertanyaan di bawah ini

error: Content is protected !!