7 Alasan Mengapa Memelihara Kelinci Itu Menyenangkan

Awalnya dirumah saya hanya ada 2 anak kelinci yang dipelihara. Kelinci-kelinci tersebut pemberian teman kakak saya. Waktu pertama kali datang usianya baru 1 bulan. Masih kecil dan imut-imut. Seiring berjalannya waktu, kelinci-kelinci tersebut beranak pinak dan bertambah banyak. Sekarang ada 6 kelinci yang yang berseliweran di sekitar rumah. 2 kelinci adalah induknya dan yang 4 adalah anak-anaknya.

Kelinci yang saya punya tidak berwarna putih bersih seperti kelinci pada gambar di buku atau kelinci di film-film, kelinci saya berwarna campuran antara abu-abu, putih dan sedikit kecoklatan. Kalau ditanya jenisnya saya tidak paham, karena saya memang bukan ahli kehewanan, saya hanya penyuka hewan jenis ini saja.

Baca juga : Sekilas Tentang Peternakan Sapi di Indonesia

Memelihara kelinci itu ternyata menyenangkan lho…. Ada banyak hal yang tak terduga bisa didapatkan selama memeliharanya. Kalau tidak percaya, berikut ini adalah 7 Alasan mengapa memelihara kelinci itu menyenangkan versi saya.

1. Hewan Yang Jinak dan Lucu

Hewan pengerat yang satu ini lumayan jinak dan lucu. Level kejinakkannya hampir sama dengan kucing serta anjing. Bulunya yang halus dan cantik sangat memikat perhatian. Bisa dielus-elus dan diajari berbagai hal. Kelinci juga bisa dijadikan teman bermain yang menyenangkan.

2. Makanannya mudah dicari

Kelinci adalah hewan herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Makanan kesukaannya adalah segala jenis sayuran dan berbagai buah-buahan. Untuk mendapatkannya relatif mudah, jika hidup di pedesaan seperti saya, tinggal nyari dan metik di lingkungan sekitar. Kalau di kota mungkin harus beli dulu di pasar. Kelinci di rumah biasanya saya kasih kangkung, wortel, timun dan beberapa jenis buah seperti jambu air, kulit semangka, kulit pisang dan lain-lain. Kadang saya kasih nasi atau bekatul juga sama seperti ayam peliharaan sebagai selingan.

3. Mudah Berkembang Biak

Saat kelinci sudah dewasa dan sudah kawin dengan sesamanya, kelinci bisa melahirkan 4-12 ekor anak kelinci dalam satu waktu. Masa hamilnya juga pendek, hanya 1 bulan saja. Dalam setahun, indukan kelinci bisa melahirkan sebanyak 4 kali. Kalau ingin beternak secara profesional tentu ini sangat menguntungkan.

4. Gampang Dipelihara

Banyak yang menganggap kalau memelihara kelinci itu susah karena gampang mati. Padahal sebenarnya itu keliru. Kelinci adalah salah satu hewan yang sangat mudah dipelihara. Asalkan kandangnya selalu bersih dan si kelinci tidak dibiarkan sendirian (alias tidak hanya satu ekor saja), kelinci tidak akan gampang kena penyakit dan mati. Pengalaman saya ini adalah salah satu buktinya.

Alasan Mengapa Memelihara Kelinci

5. Kotorannya Bisa Untuk Pupuk

Kotoran kelinci terutama urinenya mengandung nitrogen yang tinggi dan bekerja lebih cepat dibandingkan dengan urine kambing atau sapi dalam menyuburkan tanaman. Setelah dikeringkan, kotoran kelinci bisa menjadi pupuk kandang yang baik bagi tanaman pertanian dan perkebunan kita.

6. Tidak Berisik

Berbeda dengan ayam, kucing ataupun anjing, memelihara kelinci tidak menimbulkan suara sama sekali. Bagi yang tinggal dengan banyak tetangga, tentu ini jadi keuntungan tersendiri karena suaranya tidak akan mengganggu mereka. Kelinci hanya bersuara jika merasa terancam atau kesakitan, seperti terjepit atau diterkam hewan pemangsa.

7. Tidak Butuh Banyak Ruang

Memelihara kelinci tidak perlu ruangan yang luas. Kelinci bisa dilepas di lingkungan sekitar rumah atau dikurung dalam kandang yang terbatas. Walaupun dikurung dalam waktu yang lama, kelinci tidak akan stres. Asalkan makanannya cukup, kandangnya selalu dibersihkan dan ada ventilasi udara, kelinci bisa hidup dalam jangka waktu yang lama. Konon usianya bisa mencapai 12 tahun.

Itulah 7 Alasan Mengapa Memelihara Kelinci Itu Menyenangkan. Apa yang saya tulis diatas adalah murni dari pengalaman saya memelihara kelinci. Jika anda mempunyai pengalaman lain atau masukan mengenai topik ini, silahkan tulis di kolom komentar. Ditunggu lho feedback dari pembaca semuanya.

(Visited 17 times, 1 visits today)
3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!