Pt FREEPORT INDONESIA
Kontes Pendidikan

Distribusi Buku Untuk Anak Pedalaman Papua

Kontribusi buku untuk anak Bagi pedalaman Papua. Bagi masyarakat kota atau daerah-daerah lain di Pulau Jawa, tentu sangat mudah memperoleh buku. Jika ingin membaca buku tinggal datang ke perpustakaan atau taman baca di sekitarnya. Bisa juga langsung membeli buku-buku yang dikehendaki. Namun di daerah pedalaman seperti daerah Papua, membaca buku sangatlah susah. Jangankan bisa membeli, akses mendapatkan buku saja susah.

Kontribusi Freeport Untuk Masyarakat

Kondisi geografis dan topografi daerah pedalaman Papua membuat masyarakat disana kesulitan untuk mendapatkan buku. Jalur pegunungan yang memiliki medan tanah naik-turun membuat distribusi barang sangat sulit. Apalagi struktur tanahnya yang terjal dengan adanya jurang di kanan kiri jalan membuat siapapun yang lewat harus serba hati-hati. Oleh karena itu, biaya pengiriman di Papua teramat mahal. Kalau tidak barang yang benar-benar urgent, tentu banyak yang enggan untuk mendistribusikan barang kesana.

Distribusi buku teramat penting, namun kerap disepelekan. Buku menjadi barang yang teramat jarang dibagikan/didistribusikan ke pedalaman Papua. Pamornya kalah dengan makanan dan obat-obatan. Padahal keberadaan buku bacaan teramat penting untuk menarik minat baca terutama pada anak-anak. Minat baca yang tinggi berpengaruh besar terhadap berbagai bidang.

Mendaki Gunung Lewati Lembah Untuk Distribusi Buku ke Anak Pedalaman Papua

PT Freeport Indonesia yang tempat usahanya berada di Papua tidak tinggal diam melihat rendahnya akses buku di Papua. Bersama dengan salah satu komunitas sosial yang berfokus di bidang literasi dan pendidikan untuk pedalaman Papua bernama Hano Wene, PT Freeport melalui dana CSRnya, telah membantu mendistribusikan buku-buku ke anak pedalaman Papua.

Sulitnya mendapat akses buku, dan tertinggalnya bidang pendidikan di pedalaman Papua membuat gerakan pendistribusian buku teramat penting. Untuk pengumpulan bukunya dilakukan oleh relawan komunitas, namun biaya pendistribusiannya yang tinggi di tanggung oleh Freeport. Mulai biaya perjalanan buku dari Jawa hingga diterima langsung oleh anak pedalaman Papua, Freeport membantu biayanya.

Perjalanan buku ke pedalaman Papua penuh liku. Perjalanan mengunakan pesawat sampai beberapa kali menuju bandara terdekat. Setelah itu dilanjutkan dengan mobil offroad atau kalau tidak memungkinkan dilakukan dengan berjalan kaki selama berjam-jam seperti yang biasa dilakukan warga setempat. Pada akhirnya paket buku bacaan seberat 323 kg berhasil di distribusikan ke pedalaman Papua tepatnya di Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo. Buku-buku bacaan yang telah didistribusikan diterima dengan gembira oleh para pemaku kebijakan, tokoh masyarakat dan juga anak-anak disana.

Buku adalah jendela dunia. Untuk membukanya hanya perlu membacanya. Dengan membaca buku anak-anak Papua akan bisa mendapat informasi dan pengetahuan yang tersebar di segala penjuru dunia tanpa perlu pergi kesana. Adanya buku bacaan yang melimpah, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik. Yang tadinya tidak suka membaca jadi tertarik untuk membaca. Yang tadinya tidak mengenal huruf jadi bisa tahu dan tertarik untuk belajar membaca.

Sumber gambar : IG freeport Indonesia

Kontribusi Freeport Untuk Masyarakat

PT Freeport Indonesia adalah salah satu perusahaan tambang tembaga terkemuka di dunia. Perusahan ini melakukan eksplorasi, menambang, dan memproses bijih tembaga, emas, dan perak di daerah dataran tinggi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Indonesia. Sebagai salah satu penghasil tembaga dan emas di dunia, PT Freeport Indonesia menyadari pentingnya logam bagi ekonomi dunia saat ini. Oleh karena itu visi yang diembannya adalah menjadi perusahaan tambang kelas dunia yang menciptakan nilai-nilai unggul dan menjadi kebanggaan bagi seluruh pemangku kepentingan termasuk karyawan, masyarakat, dan bangsa.

Melalui doktrin pembangunan berkelanjutan, PT Freeport Indonesia menunaikan kewajiban sosial dan lingkungan dengan memberikan berbagai sumbangsih bagi negeri. Kontribusi Freeport untuk masyarakat mencakup berbagai bidang. Membantu distribusi buku-buku ke anak pedalaman Papua hanyalah salah satunya. Meskipun tampak sepele, namun manfaatnya luar biasa.

Disamping distribusi buku, kontribusi freeport untuk masyarakat yang dikutip dari website resminya antara lain :

1. Bidang Kesehatan

Membangun Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) di dataran rendah dan Rumah Sakit Waa Banti (RSWB) di dataran Tinggi adalah kontribusi freeport untuk masyarakat di bidang kesehatan. Rumah sakit ini membantu meningkatkan dan mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua.

Disamping itu, kontribusi lainnya adalah dengan melaksanakan program kesehatan yang difokuskan pada kebersihan dan sanitasi, pengendalian infeksi dan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS dan TB, penanganan masalah Kesehatan Ibu dan Anak serta upaya-upaya untuk mengurangi penyakit menular seperti Malaria. Tak ketinggalan juga membantu beberapa kampung mendapatkan akses ke air bersih.

2. Bidang Ekonomi

Di bidang ekonomi, PT Freeport Indonesia memberikan perhatian pada program perikanan, pertanian, peternakan, ketahananpangan, dukungan terhadap sistem ekonomi dan program ekonomi altenatif, serta kerjasama dengan pihak pihak lain. Sumbangsih nyata terlihat pada Program Pembinaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PP-UMKM) dan Dana Bergulir. Pendampingan dan pembinaan rutin dilakukan untuk meningkatkan perekonomian lokal dan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.

3. Pembangunan Infrastruktur

PT Freeport Indonesia telah mendukung pengembangan infrastruktur dasar di Kabupaten Mimika dan sekitarnya. Infrastruktur yang memadai memberikan dampak bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal. Berbagai sarana dan prasarana di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sarana umum telah dibangun untuk mendukung akses pelayanan dasar yang layak bagi masyarakat.

Sejak tahun 1997 hingga tahun 2019, Freeport sudah membangun 3.200 unit rumah, fasilitas umum, dan fasilitas sosial. Ada juga lapangan terbang perintis dan yang terbaru membiayai pembangunan stadion olahraga megah bernama Mimika Sport Complex. Stadion di bangun dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional 2020 yang akan di selenggarakan di Papua dan Papua Barat.

4. Bidang Budaya

Dalam bidang budaya, PT Freeport Indonesia telah berkomitmen untuk melakukan promosi kebudayaan lokal ke dalam dan luar negri. Seiring dengan pembangunan yang berlangsung, ciri khas dan khazanah budaya suku asli diusahakan harus tetap dipelihara dengan baik.

5. Bidang Pendidikan

Mendirikan sekolah dan asrama untuk anak-anak merupakan kontribusi freeport di bidang pendidikan. Selain itu juga akan ketrampilan kewirausahaan pada generasi muda serta pelatihan profesi untuk anggota suku di kawasan penambangan. Tak ketinggalan, program pemberian beasiswa bagi pelajar sekolah dasar sampai beasiswa bagi mahasiswa Universitas.

Semoga kedepannya, PT Freeport Indonesia terus memberikan sumbangsih bagi negeri. Kontribusi Freeport untuk masyarakat dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

Munasya

Blogger, Writer and Teacher
Contact Person :
email : sy4r0h@gmail.com
Twitter : @Munasyaroh_fadh
IG. : @Muns_Fadh

Anda mungkin juga suka...

22 Komentar

  1. Masya Allah, kegiatan seperti ini sungguh besar manfaatnya Kak.

    Jadi inget buku buku saya di Lampung gak ada yang ngurusin.

    Sukses selalu ya Kak.

    1. Kalau bukunya gak ada yg rawat, sini kak sumbangin ke TBM saya ajah
      Dengan senang hati menerima

  2. Fadli H menulis:

    Bagus sekali programnya. Mudah-mudahan tak hanya buku. Tapi juga komputer di sekolah-sekolah di Papua. Tingkat literasi yang baik akan meningkatkan kecerdasan anak-anak di sana. Buku memang bagus, tapi komputer dan internet bisa menjangkau lebih banyak informasi lagi.

  3. Amir menulis:

    Wah banyak juga ya kontribusinya. Tapi yang paling berpengaruh menurut saya adalah bidang pendidikan melalui pendistribusian buku. Karena membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca, wawasan akan semakin luas

  4. Semoga makin bermanfaat utk adik2 di Papua
    Di Maluku juga butuh buku banyakk

  5. Buku adalah jendela pengetahuan. Dari foto si adek yang baca buku Science itu kelihatan mendalami banget yak. Selalu suka saat melihat anak-anak asik tenggelam dalam buku begiini.

  6. Memang sudah selayaknya mereka mendapatkan fasilitas yang baik terutama untuk kegiatan belajar mengajar. Kalo pemerintah belum bisa menyentuh sampai pelosok sana beruntung freeport mau memberikan perhatian juga, setidaknya mereka tidak hanya mengambil keuntungan saja.

  7. Memang sudah selayaknya jika Freeport memberikan CSR-nya untuk warga di Papua. COntoh-contoh di atas masih di ranah sosial. Ibaratnya masih memberi ikan. Adakah CSR yang berupa kail untuk wrga? Saya kurag update, nih.

  8. Bayu Fitri menulis:

    Ternyata Freeport sdh bnyk ya kontribusinya untuk warga Papua..hanya mungkin belum terekspose media kontribusi Freeport yg dilakukan untuk warga Papua..dengan adanya ulasan ini jadi membuka mata kita bahwa Freeport Tdk melulu beritanya negative hehe

  9. Sungguh mulia sekali ya,dizaman sekarang masih ada yang memikirkan anak anak pedalaman seperti di Papua.
    Karena selain akses jalan yang susah dilalui jarang sekali ada komunitas,perusahaan atau semacamnya yang mau terjun langsung dan memberi support/kontribusi terhadap anak anak agar tetap mau membaca.
    Semoga kedepannya tidak hanya PT. FreePort saja, tapi kalangan kaum elit lain juga ikut berperan untuk kemajuan bersama

  10. Akses pengetahuan juga penting bagi tumbuh kembang anak-anak di Papua. Terima kasih pada Freeport sudah melakukannya. Dan terima kasih pula atas CSR di bidang-bidang yang lainnya.

  11. Pernah liat iklannya di salah satu teve swasta, Mbak.. tentang pimpinan TNI daerah Papua yg juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia berkontribusi pada anak-anak Papua yg sangat membutuhkan buku. Semoga PT. Freeport juga cepat tanggap memberikan uluran tangannya ke sana.

  12. menulis:

    Pernah baca bahwa minat baca Indonesia hanya nol koma sekian persen. Tapi sebenarnya saya gak percaya2 amat. Mungkin bukan minat bacanya yang rendah, tapi sulitnya akses ke buku2 bacaan di daerah pedalaman kayak Papua ini. Syukurlah Freeport peduli pada hal ini.

  13. menulis:

    Perjuangan banget ya untuk memajukan saudara kita di Papua. Syukurlah kalua Freeport turun tangan berkontribusi. Makasih infonya nih. Selama ini aku cuma tahu dari media massa yang seringnya tidak lengkap.

  14. ridous menulis:

    Semoga papua makin maju dan menjadi baik lagi, kita Indonesia

  15. menulis:

    Syukur kalau Freeport sudah memberikan kontribusi buat warga papua dan semoga seterusnya freeport memberikan kontribusinya.

  16. Seneng banget melihat liputan pemberitaan tanggung jawab sosial Freeport untuk masayarakat di Papua. Daerah yang sebenarnya kaya raya seharusnya juga mengalami kemajuan yang pesat masyarakatnya. Semoga masyarakat Papua juga semakin maju dan terdidik ya kak dengan program distribusi buku ini. Kita dukung program literasi ini.

  17. Sebagai perusahaan asing, ternyata kontribusi freeport cukup banyak juga ya buat kemajuan penduduk lokal
    Semoga kedepannya makin banyak lagi melibatkan warga lokal dalam lini usahanya

  18. buku memang jendela dunia. Selalu bahagia bila melihat pihak2 yg peduli dengan dunia literasi. Itu juga yang saya lakukan di komunitas Books4care.

  19. LEMBARANKO menulis:

    Ternyata ada juga peran freeport dalam pengembangan masyarakat dari berbagai bidang seperti di atas. Semoga bisa berefek positif terhadap masyarakat papua.

  20. Intinya adalah sudah banyak (atau setidaknya ada) kontribusi freeport terhadap rakyat papua ya. Setidaknya menjawab pertanyaan, apa yg sudah diberikan freeport kepada warga papua.

    Semoga papua semakin maju dengan hadirnya bantuan yang diberikan freeport

    1. Kita jadi tau juga kalau freeport itu sudah memberikan kontribusi buat warga papua

Tinggalkan Balasan ke Ayun Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *