JARINGAN JALAN RAYA DI INDONESIA

image

Setiap hari kita beraktifitas dan bepergian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Aktifitas kita tersebut pasti melewati jaringan jalan raya baik jalan-jalan kecil maupun jalan besar. Jauh dekatnya tujuan yang ingin dicapai, pasti tetap melewati sebuah jalan.
Dewasa ini, jalan raya merupakan sarana perhubungan paling Vital dalam mobilitas manusia. Meskipun ada sarana perhubungan laut dan udara, namun perhubungan darat yang berupa jalan raya tetaplah dibutuhkan, setidaknya untuk mencapai pelabuhan (tempat berhenti atau berlabuhnya kapal) dan bandara (tempat pesawat terbang) tetap harus melewati jalan raya terlebih dahulu.
Alat perhubungan darat yang beraneka jenis berjalan dan bergerak diatas jalan raya. Manusia berjalan juga diatas jalan raya. Karena begitu pentingnya Jalan Raya, maka dibangunlah sebuah jaringan jalan raya yang bisa menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Jalan raya ini tiap tahun harus diperbaiki, karena jalan raya yang kurang baik (rusak) akan menghambat lalu lintas yang akan berimbas pada kurang lancarnya kebutuhan dan perekonomian manusia.

image

Jalan raya sendiri menurut daya tahannya, dibedakan menjadi 4 jenis, yakni : Jalan Raya Klas I, Klas II, Klas III dan jalan raya Klas IV. Diantara klasifikasi jalan tersebut yang paling baik dan kuat adalah Jalan Raya Klas I dan Klas II.  Jalan ini mampu menahan beban yang berat sehingga dapat dilewati oleh kendaraan-kendaraan besar seperti Truk dan Bus. Kendaraan berat tersebut dapat melintas di jalan raya klas I dan II dengan kecepatan tinggi karena Jalan Raya klas I dan II biasanya sangat lebar dan dibangun melintasi daerah perkotaan / tempat-tempat yang sengaja dibuat sebagai jalan raya umum antar kota / antar Provinsi.
Sedangkan jalan raya Klas III dan Klas IV hanya mampu menahan beban dari kendaraan yang ringan dan laju kecepatan yang rendah seperti sedan, motor, becak atau kendaraan pribadi lainnya. Jalan ini biasanya ada di daerah pedesaan atau daerah sekitar pemukiman warga yang tidak begitu lebar.
Jaringan jalan raya di suatu daerah tergantung dengan jumlah penduduk wilayah tersebut. Semakin padat jumlah penduduk, maka jaringan jalan raya akan semakin banyak dan ramai. Jaringan jalan raya di Pulau Jawa paling padat jika dibandingkan dengan jaringan jalan di pulau-pulau lainnya karena hampir 60%  penduduk Indonesia mendiami Pulau jawa. Sementara di pulau-pulau lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua, Maluku dan lain lain jaringan jalan raya sangat sedikit karena memang penduduknya juga  sedikit.

image

Dari waktu ke waktu, pemerintah selalu berupaya untuk memperbaiki jaringan jalan raya di seluruh pelosok Indonesia agar lalu lintas lancar yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RELATED POST

Ketika Kereta Api Sebagai Sarana Transportasi Publik Berintegrasi Dengan Teknologi Digital

Ketika bepergian ke luar kota, sedari dulu saya suka sekali menggunakan Kereta Api. Alat transportasi publik yang satu ini disamping…

Cara Menggunakan Transportasi Online Bareng Teman Tanpa Rasa Sungkan

Perkembangan transportasi online sudah berkembang dengan pesat. Transportasi online ini tidak hanya ada di kota-kota besar, namun sudah merambah kota…

Menyimak Sejarah Kereta Api di Indonesia, Kini Makin Berkembang

Sumber gambar :Investigasi.tempo.co Mengulik sejarah mengenai perkeretaapian di Indonesia tentunya selalu menarik dan tidak ada habisnya. Dahulu, sebelum berubah menjadi…

10 Hal Yang Patut Di Ketahui Sebelum Naik Bus Suroboyo

Biasanya neh kalau mau naik angkutan umum seperti angkot, bus, kereta dan sebagainya kita diharuskan untuk membayar menggunakan uang. Atau…

error: Content is protected !!