Kesehatan

Penimbangan di Posyandu Deteksi Dini Anak Kekurangan Gizi

Penimbangan di Posyandu yang dilakukan secara teratur dapat mendeteksi secara dini anak yang kekurangan gizi. Status gizi dan kesehatan sang buah hati bisa dilihat dari grafik pertumbuhan yang ada di kartu penimbangan atau yang disebut KMS. Saya sendiri beberapa tahun terakhir menjadi kader gizi di posyandu sehingga sedikit banyak mengetahui perkembangan anak-anak balita di lingkungan desa saya.

Pos Pelayanan Terpadu atau yang disingkat Posyandu merupakan pusat pelayanan kesehatan yang dikhususkan untuk ibu hamil dan balita. Posyandu menjadi institusi kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat karena di setiap wilayah ada. Di satu desa atau kelurahan biasanya terdapat beberapa posyandu. Jadwal pelaksanaannya sebulan sekali dan waktunya disesuaikan dengan kondisi wilayah dan kebiasaan setempat.

Di Posyandu, ibu hamil dan anak balita bisa mendapatkan layanan imunisasi yang sesuai dengan ketentuan. Anak-anak juga bisa dikontrol tumbuh kembangnya secara terus menerus. Jika terindikasi masuk kategori kekurangan gizi, maka bisa segera dicarikan solusi. Pada setiap penimbangan, diberikan makanan tambahan bagi semua bayi dan balita yang datang ke posyandu. Makanan tambahan yang diberikan tentunya mengandung nilai gizi yang seimbang.

Tiap 6 bulan sekali di posyandu ada pemberian vitamin A untuk setiap anak. Pembinaan gizi pada ibu-ibu juga diberikan oleh Kader Posyandu untuk menambah pemahaman mengenai tumbuh kembang balita. Jika ada Ibu yang ingin konsultasi lebih lanjut mengenai kesehatan anak, ada petugas kesehatan pendamping dari Puskesmas terdekat yang bisa melayani.

Baca juga : Panduan Membuat MPASI untuk buah hati

Kartu Menuju Sehat (KMS)

Untuk memantau status gizi anak dan kesehatannya, tiap anak diberi sebuah buku yang biasa disebut Kartu Menuju Sehat (KMS). Di buku itu ada berbagai instrumen yang penting untuk tumbuh kembang balita dan sudah diberikan saat anak dalam kandungan. Catatan kesehatan, data anak, imunisasi dan yang lainnya tercatat di buku KMS.

Tiap kali si buah hati melakukan penimbangan berat badan di Posyandu, KMS akan ditandai oleh kader berdasarkan data pertumbuhan. Di bulan penimbangan diberi tanda sesuai hasil penimbangan di bulan tersebut. Setiap titik yang dibuat dihubungkan sehingga membentuk sebuah garis yang menunjukkan kondisi pertumbuhan anak. Jika terlihat garis naik mengikuti garis pertumbuhan, maka dapat dipastikan anak tersebut pertumbuhannya baik. Namun jika garis datar atau bahkan menurun, itu berarti anak terindikasi kekurangan gizi dan harus mendapat penanganan lebih lanjut oleh puskesmas atau ahli kesehatan.

Penimbangan di posyandu
Penimbangan balita di posyandu

Pada kondisi normal, berat badan anak/balita harus meningkat mengikuti garis pertumbuhan yang tertera dalam KMS. Jika berat badan anak tidak meningkat dua bulan berturut-turut atau malah turun tiap bulan, berarti si Kecil mengalami gangguan pertumbuhan dan orang tua perlu waspada terhadap kesehatan anaknya.

Manfaat Penimbangan di Posyandu bagi Anak

Penimbangan berat badan anak memang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, namun penimbangan di Posyandu memiliki berbagai manfaat yang tidak bisa didapatkan dari tempat lainnya. Disamping gratis ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Diantaranya :

  • Mendeteksi gangguan dan penyimpangan tumbuh kembang anak sejak dini
  • Mencegah kekurangan gizi atau gizi buruk pada anak.
  •  Mengetahui apakah balita tumbuh sehat.
  • Mendapatkan imunisasi lengkap
  • Mendapatkan penyuluhan gizi
  • Mendapat tindak lanjut dengan cepat dan tepat jika terdapat permasalahan kesehatan
  • Mendapatkan vitamin A secara gratis.
  • Bertemu dengan balita lain dan belajar sosialisasi sejak dini.

Tujuan Posyandu sangat mulia yakni fokus melayani ibu dan anak serta mensejahterakan kesehatan masyarakat dengan program dan pelayanan terpadu. Oleh karena itu jangan ragu untuk melakukan penimbangan di Posyandu. Cara praktis untuk mendukung kesehatan anak Indonesia salah satunya adalah dengan pergi ke Posyandu.

Munasya

Blogger, Writer and Teacher
Contact Person :
email : sy4r0h@gmail.com
Twitter : @Munasyaroh_fadh
IG. : @Muns_Fadh

Anda mungkin juga suka...

11 Komentar

  1. aku paling suka manfaat tentang penyuluhan gizi anak karena sangat membantu ibu-ibu muda yang baru belajar mengurus rumah tangga 😀

  2. Wah jadi inget dulu jadi dokter kecil bantuin di posyandu. Hehe. Emang posyandu penting banget peranannya, ya.

  3. Sejak anakku dah nggak lagi balita, sedih rasanya nggak bisa lagi rutin ke posyandu. Soalnya biasanya jadi bisa kontrol kesehatan anak secara rutin tiap bulannya.

  4. Dede Abdurahman says:

    Harusnya para kader pos yandu ditiap daerah ditunjang dan difasilitasi secara maksimal oleh pemerintah. Karena mereka garda terdepan dalam kesehatan anak.

  5. Hebat ya para kader Posyandu
    Selalu professional walau ngga dibayar
    Mereka garda depan sektor kesehatan kita

  6. Setuju, mbak. Ikut posyandu banyak banget manfaatnya dan pastinya bisa dapat imunisasi gratis. Heu

  7. Pas anak-anak masih pada balita, aku juga rutin posyandu, tiap minggu pertama hari rabu jam 9 pagi.
    Senang…
    Karena pulang-pulang dapat makanan sehat.

    1. Masa kanak-kanak yg bahagia

  8. Sekarang anak-anak udah gede euy, jadi udah nggak ngikutin posyandu lagi. Kalau dulu semua anak rutin ke posyandu. Eh, Posyandu artinya ada nggak sih? Penasaran, hehehe

  9. Posyandu bagi anak memang penting banget ya kak. Nah untuk sekarang ini bagaimana ya kak, karena lagi masa pandemi. semoga pandemi ini segera berakhir ya, Aamiin

    1. Untuk masa sekarang Posyandu libur dulu, tapi untuk imunisasi masih dilayani di bidan desa

Tinggalkan Balasan ke Munasya Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *