Rahasia Tubuh Tetap Sehat dan Bugar Walaupun Wira Wiri Antar Kota

Minggu kemarin menjadi hari yang padat dan penuh kesibukan. Selama 3 hari, yakni tanggal 22, 23 dan 24 November saya riwa-riwi di luar kota. Dimulai dari Lamongan kemudian Surabaya, Sidoarjo balik ke Surabaya terus Sidoarjo begitu terus. Di 3 hari tersebut banyak urusan yang harus diselesaikan. Mulai urusan keluarga, urusan pribadi hingga urusan pekerjaan. Alhamdulillah walaupun wira Wiri dan beraktivitas tanpa henti, tubuh tetap sehat dan bugar.

Rencana awalnya, saya hanya akan pergi ke Sidoarjo untuk membantu keluarga yang lagi punya hajatan khitankan anaknya. Lalu kemudian ke Surabaya buat menghadiri peluncuran Laptop Acer Predator Triton 300 dan balik lagi ke Sidoarjo. Namun ternyata, rencana awal saya tersebut banyak perubahan. Ada banyak hal tak terduga yang harus dilakukan. Dari proses keberangkatan tanggal 22 hingga saat pulang di tanggal 24 ada saja kisah tak terduga yang saya alami. Hal itu menambah deretan panjang perjalanan dan juga aktivitas yang saya lakukan.

Dari rumah di desa Lamongan, rencananya saya akan langsung menuju ke rumah keluarga di Sidoarjo buat bantu-bantu persiapan pengajian dan juga menjamu tamu. Saat berada di dalam bis menuju Terminal Bungurasih, saya ketemu dengan 2 orang teman relawan Lamongan Peduli yang katanya akan memberikan donasi ke pasien korban kebakaran Lamongan di RS Dr Soetomo Surabaya. Agenda pengajian di rumah keluarga saya sih malam hari habis Isya.  Karena saya fikir waktunya masih lama dan perjalanan bisa diatur,   saya kemudian ikut 2 teman ini menuju ke Rumah Sakit.

Tubuh tetap sehat dan bugar
Mampir ke rumah sakit bersama dua teman cewek ini

Disamping karena simpati dengan 2 teman ini, saya juga ingin membantu mereka dan juga melihat dari dekat bagaimana kondisi korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di Lamongan. Sampai di RS Dr Soetomo Surabaya ternyata jam besuk hampir habis. Kami bertiga kemudahan lari-lari menuju ruang rawat pasien yang letaknya di lantai 3. Setelah menjenguk selama beberapa menit, saya kemudian berpamitan pada teman untuk meneruskan perjalanan ke Sidoarjo seperti rencana awal.

Hari menginjak sore, perjalanan dari Surabaya ke Sidoarjo penuh kemacetan. Karena tidak ingin ketinggalan acara pengajian, saya gonta ganti naik ojol, kereta api lokal dan lanjut ojol lagi untuk menghindari kemacetan. Perjalanan memakan waktu lebih dari 1 jam. Syukur Alhamdulillah sampai di rumah keluarga di Sidoarjo, pengajian belum di mulai. Akhirnya bisa sedikit bantu-bantu sambil mendengarkan pengajian.

Di sela-sela membantu menyiapkan hidangan buat tamu, saya menyeduh Herbadrink Wedang Uwuh buat menghilangkan gangguan masuk angin dan menghangatkan badan. Perjalanan dari Lamongan – Surabaya – Sidoarjo lumayan panjang dan lama, tak heran kalau ada gejala masuk angin yang nelanda. Saya juga wanita biasa yang bisa terkena masuk angin di perjalanan.

Wedang uwuh awalnya adalah minuman khas dari Yogyakarta. Dalam Bahasa jawa, wedang berarti minuman, dan uwuh berarti sampah yang berasal dari dedaunan. Namanya memang agak aneh, tapi rasanya nikmat dan tentunya menyehatkan. Minuman ini terdiri dari campuran Jahe, Kayu Secang, Kulit Kayu Manis, Biji Pala, Minyak Cengkeh, dan Minyak Sereh.

Wedang Uwuh
Herbadrink Wedang Uwuh untuk menghangatkan badan dan meredakan gejala masuk angin

Sejak dahulu, jahe merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang dipercaya dapat digunakan sebagai minuman alami penghangat tubuh. Jahe telah digunakan sebagai obat tradisional sejak dulu untuk menghilangkan masuk angin dan pegal-pegal. Sedangkan kayu secang merupakan bahan alami yang bermanfaat menyehatkan dinding usus, sebagai antibiotik alami, mengobati diabetes tipe II, kanker prostat dan lain sebagainya. Kayu manis bermanfaat mengurangi rasa nyeri ketika haid, mengurangi sakit pada penderita rematik, mengontrol gula darah, dan beragam manfaat lainnya.

Minyak cengkeh umum digunakan sebagai antiseptic untuk infeksi mulut dan sebagai antimikroba spectrum luas untuk melawan berbagai penyakit seperti mengobati masalah pernapasan, gangguan pencernaan,membersihkan dasah, dan meningkatkan sirkulasi darah. Sementara biji pala dan minyak sereh sendiri, manfaatnya juga sangat banyak bagi kesehatan. Perpaduan dari semua bahan tersebut dapat dinikmati dalam satu seduhan wedang uwuh.

Minum Herbadrink Wedang Uwuh adalah cara cepat dan praktis untuk meredakan masuk angin, kembung dan menjaga kesehatan tubuh. Herbadrink Wedang Uwuh merupakan produk minuman yang mengambil kebaikan dari alam. Gak perlu susah mengumpulkan bahan bahannya. Cukup sobek bungkusnya, seduh dengan air hangat lalu minum. Masuk angin pergi, aktivitas terus lanjut lagi. Setelah pengajian di malam hari usai, tubuh perlu disiapkan untuk esok hari.

Pengajian
Foto bersama Bu Nyai setelah pengajian

Di tanggal 23 pagi, kesibukan masih terjadi di rumah keluarga. Ada banyak tamu yang datang. Maklum memang lagi punya hajat. Sebagai anggota keluarga yang baik, tentu harus bantu-bantu bersama keluarga yang lain. Di siang hari, kesibukan di rumah yang punya hajat saya tinggal sejenak karena harus ke Surabaya buat mengikuti sebuah acara. Perjalanan kurang lebih setengah jam. Alhamdulillah tidak ada kemacetan sehingga perjalanan dari Sidoarjo ke Surabaya lancar.

Setelah selesai acara, bersama dengan beberapa teman blogger menuju salah satu Mal Surabaya. Kebetulan saya juga lagi butuh beli kado buat sepupu yang di khitan. Dari rumah kemarin tidak membawa apa-apa, hanya baju ganti dan keperluan pribadi. Jadinya beli kado di mal tersebut. Habis beli kado, saya tidak ikut nongkrong bersama teman-teman. Saya langsung balik ke Sidoarjo lagi. Banyaknya tamu yang datang di tempat hajatan membuat saya cukup sibuk membantu sana sini. Di sela-sela kesibukan tersebut, saya masih tetap menyempatkan diri untuk membuat minuman Wedang Uwuh dari Herbadrink supaya tubuh tetap sehat dan bugar.

Wedang uwuh yang praktis dan tinggal minum

Seperti orang punya hajat pada umumnya, kesibukan berhenti menjelang tengah malam. Ketika sudah tidak ada tamu yang datang, itulah waktunya istirahat bagi tuan rumah dan orang-orang yang membantunya. Alhamdulillah saya bisa tidur walaupun berdesakan dengan anggota keluarga lainnya.

Pagi harinya, ketika merasa sudah tidak ada hal lain yang perlu dilakukan dan hanya siap-siap pulang. Tanpa diduga ada salah satu kolega paman yang kebetulan saya kenal minta diantar ke Rumah Sakit. Karena dianggap saya tahu banyak jalanan di Surabaya dan punya aplikasi ojol, jadinya minta tolongnya pada saya. Saat itu baru jam 6 pagi.

Sebelumnya saya sudah memesan tiket kereta api lewat aplikasi buat saya dan 4 keluarga lain ke Lamongan. Pemesanannya di Hp saya, otomatis saya diperlukan kehadirannya buat chek in kereta. Jadwal kereta jam 10 pagi. Karena memang ingin membantu, saya mengiyakan dan segera memesan ojol ke Rumah Sakit Surabaya saat itu juga supaya tidak ketinggalan kereta pulang. Karena itu hari Minggu, Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa ada kemacetan.

Sampai di Rumah Sakit Surabaya dan menyelesaikan keperluan disana, saya kemudian balik lagi ke Sidoarjo buat berpamitan dan menjemput keluarga yang lain. Tepat jam 10 pagi, saya bersama keluarga sudah di dalam kereta api dan pulang menuju ke Lamongan kembali.

Herbadrink Temu lawak

Di dalam kereta saya menyeduh Herbadrink Sari Temulawak menggunakan air dingin di dalam Tumbler yang selalu saya bawa. Temulawak sejak dulu dikenal bermanfaat untuk memelihara fungsi hati, meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki fungsi pencernaan. Di beberapa penelitian juga disebutkan manfaatnya untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah. Pada acara hajatan kebanyakan makanannya berkuah dan banyak daging, minum Sari Temulawak menjadi salah satu cara mencegah peredaran kolesterol jahat dalam tubuh.

Herbadrink Sari Temulawak dari Konimex merupakan minuman herbal yang dibuat dari ramuan tradisional Indonesia dan telah melalui proses teknologi modern. Karena produk ini dikemas secara praktis dan higienis, saya tinggal menyeduhnya kapanpun dan dimanapun. Dengan melarutkan satu sachet Herbadrink ke air panas atau dingin (kurang lebih 150 ml), saya sudah bisa menikmati dan merasakan khasiat ramuan tradisional Indonesia itu. Perjalanan di atas kereta api yang cenderung tenang membuat penyeduhan herbadrink tanpa gangguan. Herbadrink Sari Temulawak dapat saya nikmati selama perjalanan. Rasanya yang manis dan segar membuat perjalanan tidak merasa kegerahan.

Sehat dan bugar

Disamping Herbadrink Wedang Uwuh dan Herbadrink Sari Temulawak, sebenarnya masih ada banyak varian Herbadrink lagi yang bisa dinikmati. Yakni Herbadrink Sari Jahe yang bermanfaat buat menghilangkan gangguan masuk angin dan badan pegel-pegel. Saya sendiri belum pernah mencoba varian yang ini. Mungkin nanti jika ke supermarket, saya akan membelinya sesuai kebutuhan.

Selain itu masih ada Herbadrink Lidah Buaya yang bermanfaat memelihara fungsi pencernaan, melancarkan buang air besar. Herbadrink Kunyit Asam untuk melancarkan haid dan mengurangi bau badan. Ada juga Herbadrink Beras Kencur untuk menghangatkan badan dan menyegarkan badan.  Saya masih belum punya varian-varian tersebut.

Alhamdulillah, 3 hari wira wiri di luar kota, tubuh tetap sehat dan bugar. Herbadrink membantu saya menjaga kesehatan dan kebugaran setiap hari. Menyediakan Herbadrink merupakan salah satu ikhtiar menjaga kesehatan tubuh. Rahasia tubuh tetap sehat dan bugar ala saya walaupun beraktivitas tiada henti adalah dengan meminum Herbadrink. Karena kesehatan tubuh merupakan harta yang paling berharga, makanya harus dijaga setiap hari. Kemana-mana selalu membawa herbadrink di dalam tas.

11 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!