Stimulasi Dan Nutrisi Yang Tepat Untuk Perkembangan Si Kecil

Nama lengkapnya adalah Ashabul Ihsani Maulidan, biasa dipanggil dengan Adek Ihsan. Usianya baru 29 bulan atau 2 tahun lebih 5 bulan. Adek Ihsan adalah keponakanku yang paling bungsu. Postingan dalam blog saya kali ini spesial membahas tentang si kecil yang lucu dan imut tersebut. Tingkah polahnya yang atraktif dan segala hal yang terucap dari mulutnya bikin gemes sendiri dan pengen saya bahas sedikit disini.

Saya selalu tahu perkembangan dan perubahan yang dialami Ihsan semenjak masih dalam perut ibunya hingga saat ini, karena memang kami masih satu rumah. Ibunya yang merupakan kakak saya sangat memahami bahwasanya si kecil Ihsan perlu diberikan stimulasi dan nutrisi yang tepat supaya bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak yang hebat dan memiliki tanggap yang lengkap. Berbagai permainan anak yang mendidik khususnya permainan anak laki-laki diberikan padanya sebagai salah satu cara untuk memberikan stimulasi.

Semenjak masih bayi dan belum bisa mengucapkan sebuah kata, Ihsan kecil sudah seringkali diajak berinteraksi dan berbicara oleh ibunya dan juga anggota keluarga yang lain sebagai sebuah stimulasi awal supaya otak dan kecerdasannya tumbuh dan berkembang. Memang sih ini tampak aneh dan tidak biasa karena mengajak ngobrol anak kecil yang belum tahu apa-apa, namun hal itu adalah salah satu cara mengajari anak bicara.

Tak perlu nyontek di google atau bertanya untuk mengetahui hal tersebut, karena berdasarkan pengalaman ibu saya terdahulu, mengajak ngobrol anak sedari bayi memang sangat berguna dan langsung terlihat hasilnya. Para penggiat parenting anak juga menyarankan hal yang demikian.

Baca juga : Peduli Anak Peduli Masa Depan

Saat Ihsan sudah bisa memegang benda, ia seringkali diajak berbicara dengan memberi tahu tentang benda tersebut. Mulai dari namanya, warnanya dan kegunaan benda tersebut. Bagian anggota tubuh, seperti mata, telinga, hidung dan mulut adalah nama-nama yang pertama kali diperkenalkan. Ihsan diajak untuk mengetahui nama-anggota tubuh dengan cara menunjuk dan memberi tahu nama benda tersebut. Nama-nama anggota keluarga yang lain juga tidak luput untuk diperkenalkan

Stimulasi semacam ini tidak sekali dua kali diberikan, namun berulang kali dan sesering mungkin dengan tanpa ada pemaksaan didalamnya. Gaya komunikasinya kadang dirubah menjadi sebuah pertanyaan yang harus dijawab si Ihsan. Dengan seringnya si Ibu dan anggota keluarga yang lain mengajak si kecil Ihsan mengobrol, secara tidak langsung membantunya menjadi lebih komunikatif. Bagaimanapun juga orangtua dan lingkungan memiliki peranan sangat penting dalam membentuk perkembangan bahasa anak dan perkembangan sosial anak.

Ketika Ihsan sudah bisa memanggil dengan sebutan yang sederhana pada orang-orang disekitarnya seperti bu… yah, atau ma… pa…., itu membuat semua keluarga tersenyum bahagia. Di usianya yang baru 2 tahun lebih 5 bulan tersebut, Adek Ihsan sudah memiliki banyak kosakata yang terucap dari mulutnya. Saat ditanya tentang suatu hal, dia juga sudah mampu menjawab walaupun dengan kalimat yang sederhana. Hampir semua lagu anak-anak yang didengarnya bisa dia hafal. Walaupun dengan logat yang masih cadel dan lirik yang terkadang salah, namun mendengarnya menyanyikan sebuah lagu anak-anak secara lengkap sudah menimbulkan kebanggaan tersendiri.

Tingkah lucu, gemesin dan pintarnya Ihsan tidak hanya dinikmati oleh orang tua dan anggota keluarganya saja. Namun juga oleh tetangga dan orang-orang di sekitarnya. Ketika ada orang yang dikenalnya lewat di depan rumah atau gak sengaja lewat didepannya, tanpa segan atau malu Ihsan langsung memanggil dan menyapanya. Walaupun cuma bisa bilang Mas, mbak atau om saja, dia selalu berusaha untuk menarik perhatian orang tersebut supaya menoleh padanya. Pada orang yang tidak dikenal juga tidak punya rasa takut sama sekali.

Si kecil Ihsan ini juga memiliki rasa sosial yang tinggi. Pada teman sebaya, Ihsan tergolong anak yang tidak pelit. Dia tidak segan berbagi makanan atau mainan dengan teman-teman yang lain. Kalau ada anak kecil yang kebetulan dolan / main ke rumah, seluruh mainannya akan dikeluarkan dan temannya tersebut diajak untuk bermain bersama. Pokoknya senang banget deh melihat perkembangan Ihsan yang seperti itu. Ternyata di usianya yang sekarang, dia menunjukkan ciri-ciri sebagai anak yang hebat dengan tanggap yang lengkap.

Baca juga : Anak Yang Hebat Tumbuh Dengan Tanggap Yang Lengkap

Di era global seperti saat ini, menjadi anak pintar dan cerdas saja tidaklah cukup karena mereka harus bisa tumbuh dengan nalar, daya pikir dan budi pekerti yang baik supaya dapat bersosialisasi dengan teman-temannya. Dalam hal stimulasi pada anak, setiap orangtua pastinya memiliki cara dan trik yang berbeda. Selain didukung dengan stimulasi yang tepat, anak dapat tumbuh hebat dengan tanggap yang lengkap juga didukung oleh pemenuhan nutrisi yang tepat. Nutrisi yang tepat berperan penting dalam pertumbuhan anak terutama di usia emasnya.

Sejak Ihsan menginjak usia yang ke 2 tahun, dia sudah tidak lagi minum ASI. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, dia memerlukan makanan pendamping tambahan untuk tumbuh kembangnya. Bersama ibunya, saya coba cari tahu dan baca-baca berbagai informasi mengenai nutrisi yang tepat dan dibutuhkan oleh anak-anak seusai Ihsan. Mulai dari zat yang terkandung didalamnya hingga berbagai fungsi didalamnya. Tak lupa rekomendasi produk yang tepat untuk anak juga.

Baca juga : Pentingnya Nutrisi Yang Tepat Untuk Perkembangan Otak

Setelah browsing dan cari info disana sini. Akhirnya pilihan itu jatuh ke Bebelac, produk ini banyak direkomendasikan pula oleh teman-teman yang berpengalaman dalam memberikan nutrisi bagi anaknya. Setelah saya cek sendiri, ternyata nutrisinya lengkap banget. Bebelac baru mengandung Minyak Ikan, Omega 6 yang ditingkatkan, FOS:GOS dan berbagai vitamin mineral yang dibutuhkan di periode emasnya. Penting sekali memberikan Omega 3 dan 6 sebagai nutrisi otak anak.

Alhamdulilah……. Ihsan cocok minum produk ini. Untuk tahu lebih lanjut mengenai produk ini bisa langsung klik about tips raising kid with Tanggap yang Lengkap.

(Visited 12 times, 1 visits today)
34 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!