Susu formula untuk bayi
Idea

5 Rekomendasi Susu Formula Untuk Bayi Alergi

Sudah umum diketahui bersama bahwasanya, ASI merupakan makanan terbaik untuk si kecil yang masih bayi. Namun terkadang ada berbagai kendala yang menyebabkan si kecil tidak bisa diberi ASI. Seperti permasalahan kesehatan ibu atau karena ada hal lainnya. Mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, si kecil biasanya diberikan susu formula sebagai pengganti ASI.

Susu formula untuk bayi
Pemberian susu formula untuk bayi (sumber dokumen pribadi)

Pemberian susu formula untuk bayi juga terkadang tidak terlepas dari permasalahan lainnya. Misalnya saja beberapa bayi ada yang intoleran atau alergi terhadap susu sapi. Oleh karena itu, para ibu harus dapat mengetahui susu formula yang cocok digunakan untuk bayi alergi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada si buah hati.

Bagi Anda yang sedang kebingungan mencari produk susu bayi khusus untuk alergi dan dapat menambah berat badan, berikut ini ada 5 rekomendasi susu formula untuk si kecil yang alergi susu sapi dan Susu penambah berat badan. Susu berikut memiliki kandungan yang aman dikonsumsi si kecil dan tentunya bermanfaat untuk kesehatan serta tumbuh kembang mereka.

1. Nestle NAN Lactose Free dengan Kandungan Protein untuk Risiko Alergi
Susu Nestle untuk alergi
Susu Nestle (sumber gambar : Bukalapak)

Bayi yang alergi terhadap susu sapi ternyata masih bisa tetap meminum susu formula. Hal ini karena bayi yang alergi susu sapi masih bisa meminum susu tersebut karena kandungan laktosa pada susu sapi yang kebanyakan bayi intoleran terhadap kandungan tersebut.

Sebelum memberikannya, pastikan kandungan dari susu formula untuk bayi alergi terlebih dahulu dan cara pembuatannya. Salah satu yang aman dikonsumsi adalah Nestle NAN Lactose-Free yang mengandung protein bebas dari laktosa. Kandungan lainnya adalah OPTIPRO HA protein hypoallergenic yang mengurangi risiko alergi.

Baca juga : Beberapa Faktor Alergi Pada Anak

2. Nutramigen LGG dengan Kandungan Hypoallergenic

Pada beberapa kasus bayi yang mengalami alergi susu sapi ringan, biasanya mereka akan direkomendasikan untuk mengonsumsi susu formula dengan kandungan protein hidrolisat ekstensif dan hypoallergenic. Kandungan tersebut kini telah hadir pada susu formula Nutramigen LGG.

Susu formula Nutramigen
Susu Nutramigen (Sumber gambar : Bukalapak)

Protein hidrolisat ekstensif adalah jenis protein yang telah mengalami proses pemecahan senyawa hingga menjadi lebih kecil. Bayi yang intoleran terhadap protein susu sapi biasanya masih belum dapat menerimanya. Selain itu, terdapat kandungan Hypoallergenic yang terbukti mampu mencegah munculnya alergi terhadap bayi.

Baca juga : Cara membuat MP-ASI yang Pertama Untuk Anak

3. SGM LLM + Presinutri Untuk Bayi Diare

Pada awal kelahiran, sistem pencernaan si kecil yang masih bayi belum sempurna. Hal tersebutlah yang terkadang menjadi salah satu penyebab bayi tidak dapat mencerna laktosa dan beberapa jenis protein tertentu yang terkandung dalam susu sapi formula. Bahkan pada beberapa kasus, bayi bisa mengalami sakit perut dan diare secara bersamaan ketika meminumnya. Maka dari itu, pilihlah produk yang bebas laktosa seperti yang ditawarkan oleh SGM LLM + Presinutri.

Susu SGM LLM
Susu SGM LLM+ (Sumber gambar : Bukalapak)

Produk susu ini direkomendasikan untuk bayi 0 – 12 bulan yang tidak mengandung kandungan laktosa sehingga aman untuk pencernaan bayi.

4. Nutrilion Royal 3 Soya dengan Kandungan Minyak Ikan
Nutrilion royal
Susu Nutrilion (Sumber gambar : Bukalapak)

Susu formula Nutrilion Royal 3 Soya ini memiliki kandungan 100% isolate protein kedelai yang berkualitas. Protein tersebut sangat membantu bayi dalam mengatasi alergi terhadap protein susu sekaligus menggantinya. Hal tersebut mampu memberikan kebutuhan protein bayi tetap terpenuhi. Dengan kandungan minyak ikannya, susu ini cocok untuk meningkatkan kecerdasan si kecil.

Baca juga : Pentingnya Nutrisi Yang Tepat Untuk Perkembangan Otak

5. Pediasure, Susu untuk Menaikan Berat badan
Susu Pediasure untuk bayi (Sumber gambar: Bukalapak)

Bingung mencari Susu Penggemuk Badan? Pediasure adalah salah satu solusi yang tepat untuk Anda yang ingin meningkatkan berat badan si kecil. Merk susu ini sudah sangat populer sekali di kalangan anak–anak terutama para ibu rumah tangga yang memiliki masalah dengan nafsu makan si kecil. Susu yang satu ini telah menjadi pilihan yang tepat oleh para ibu rumah tangga untuk membantu permasalahan nafsu makan si kecil.

Itulah 5 produk susu formula untuk bayi yang bisa diandalkan untuk meningkatkan berat badan dan juga susu untuk si kecil yang alergi terhadap susu sapi. Semoga bisa membantu Anda yang sedang membutuhkan informasinya.

Munasya

Blogger, Writer and Teacher
Contact Person :
email : sy4r0h@gmail.com
Twitter : @Munasyaroh_fadh
IG. : @Muns_Fadh

Anda mungkin juga suka...

2 Komentar

  1. Bayi mengalami alergi susu sapi adalah hal lumrah. Cara mengatasinya ada 3 macam, yakni si kecil tak perlu lagi diberi asupan susu sapi atau olahan dari susu sapi seperti keju dan yoghurt. Tetapi produksi ASI ditingkatkan sehingga bisa mencukupi kebutuhan si kecil.

    Kedua adalah pilih susu formula yang ada tulisannya “hypoalergenic”pada pembungkus. Susu ini diproduksi khusus untuk mengurangi terjadinya alergi konsumsi susu formula. Atau ketiga, pilih susu formula dari kacang kedelai.

    Jika semua tidak cocok, dan tetap alergi, ya periksakan saja ke dokter. Mungkin dokter bisa memastikan penyebab alergi dan bisa menentukan solusinya setelah melakukan serangkaian pemeriksaan.

  2. Anakku bangettt nih mba, alergi pas bayi. Mereka ga asi juga sih, Krn aku sempet babyblues waktu itu. Naah cobain banyak susu khusus alergi, yg cocok kok ya cuma Pregestimil. Ini susu alergi yg dijual cuma di apotik tertentu dan di RS tertentu. Itupun botol kecil dan harganya THN 2012 sekaleng 300rb. Aku butuh 9 kaleng tiap bulan. Wkwkwkwkwk. Tapi demi anak, cuma cocoknya susu ini. Pernah kita tuker Ama yg LBH murah, NAN. Tp ga bisa jg. Ya sudah balik LG ke Pregestimil. Adeknya pas lahir, sama alerginya.

    Tapi Alhamdulillah yaa, itu cm sampe 1.5 THN. Dan setelah itu mereka mulai bisa susu biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *