SEKILAS TENTANG PETERNAKAN SAPI DI INDONESIA

image

 

Zaman dahulu, sapi biasa dipakai oleh petani untuk mengolah sawah yakni digunakan sebagai penarik garu (bajak sawah).  Pada masa lampau menggaru (mambajak) sawah dengan penarik sapi dianggap sebagai pekerjaan yang ekonomis karena waktu, tenaga dan biaya yang dikeluarkan hanya sedikit saja. Akan tetapi seiring perkembangan zaman yang makin modern membajak sawah dengan Sapi sudah jarang digunakan lagi karena diganti dengan alat pembajak modern bernama traktor yang ternyata lebih praktis dan cepat.

Era sekarang ini, sapi masih dianggap sebagai sebuah kekayaan yang bernilai tinggi bagi masyarakat. Orang yang punya banyak sapi dianggap sebagai orang yang kaya raya. Meskipun tidak lagi diambil tenaganya, namun Sapi di era sekarang ini dapat memberikan manfaat lain kepada masyarakat seperti  diambil susu, daging dan kulitnya. Susu sapi adalah salah satu minuman yang lezat dan menyehatkan. Kebanyakan susu formula atau kaleng yang dijual bebas di pasaran dibuat dari susu sapi. Daging Sapi sendiri harganya juga mahal karena merupakan salah satu lauk yang enak rasanya dan tidak berbau apek. Juga mengandung zat protein hewani yang cukup tinggi. Sedangkan kulit sapi yang telah dikeringkan serta diolah dapat digunakan sebagai bahan pembuat sepatu, tas, koper dan sebagainya yang nilai jualnya juga sangat tinggi.
Kebutuhan akan manfaat sapi yang tinggi membuat masyarakat juga pemerintah melakukan pengembangbiakan sapi secara besar besaran. Pengembangan Sapi tersebut lazim disebut dengan peternakan sapi.  Pada masa sekarang, peternakan sapi terdiri dari 2 macam yakni Peternakan Sapi Perah dan Peternakan Sapi potong.

PETERNAKAN SAPI PERAH
Dalam peternakan sapi perah, sapi dipelihara dengan tujuan untuk diambil susunya. Agar sapi tersebut menghasilkan susu yang banyak dan berkualitas tentunya harus dipelihara dengan baik, kandangnya dijaga supaya selalu bersih dari kotoran. Makanannya juga harus dicukupi. Syarat lainnya yang diperlukan adalah di sekeliling kandang harus tenang dan bersih serta tidak ada kegaduhan di sekitarnya.
Daerah daerah yang banyak menghasilkan peternakan sapi perah di Jawa Timur antara lain adalah Grati (Pasuruan), Nangkajajar Pujon (Malang).

PETERNAKAN SAPI POTONG
Peternakan sapi potong pada umumnya diusahakan mandiri oleh masyarakat di desa-desa. Caranya juga masih sangat sederhana sehingga hasilnya juga tidak terlalu banyak. Sapi – sapi dipelihara sejak kecil supaya menjadi besar dan gemuk agar nanti harganya mahal serta menghasilkan daging yang banyak.
Hampir seluruh daerah di Indonesia terdapat peternakan sapi potong. Daerah-daerah yang banyak menghasilkan sapi potong adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, Aceh Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Ada pula beberapa jenis sapi potong luar negri yang dikembangkan di Indonesia.

Silahkan tinggalkan komentar, saran atau pertanyaan di bawah ini

error: Content is protected !!