Faktor Penyebab Burung Susah Berkicau

Beberapa Minggu yang lalu saya sudah memposting mengenai faktor penyebab burung pandai berkicau. Untuk melengkapi postingan tersebut kali ini saya ingin membahas tentang faktor penyebab burung susah berkicau. Pembahasan tentang burung ini dilatarbelakangi oleh banyaknya orang-orang di sekitar saya baik tetangga maupun teman-teman yang memelihara burung berkicau di rumahnya.

Suatu permasalahan rumit yang seringkali dihadapi oleh penggemar burung kicauan adalah ternyata burung yang sudah dirawat dan dipelihara tidak mau berkicau. Atau kalau berkicau hanya sesekali saja. Padahal tujuan pemeliharaan burung kicauan adalah untuk hiburan dengan mendengar kicauannya yang seperti musik alami.

Burung susah berkicau
Burung yang sedang bertanggar (sumber : pixabay.com)

Semua penggemar burung maupun pemiliknya pasti berharap burung yang dipelihara dapat berkicau dengan sempurna. Jika burung yang dipelihara tak kunjung berkicau tentu hati bisa menjadi sedih dan jengkel karena tujuan pemeliharaan tidak bisa terealisasikan.

Pada awal pemeliharaan atau saat melakukan pembelian burung, pemilik tentu sudah mencermati secara mendetail . Mulai dari pemilihan bulu, bentuk tubuh dan suara yang dihasilkan semuanya sudah dipilih-pilih dengan baik layaknya seleksi pencarian bakat. Yang paling bagus dan paling rajin berkicaulah yang tentunya dipilih. Akan tetapi ironisnya saat dipelihara, burung peliharaan tersebut susah untuk berkicau. (Baca juga : Petualangan di Bali Mengunjungi Penangkaran Jalak Bali)

Sebenarnya ada beberapa faktor penyebab yang membuat burung susah berkicau. Penyebab paling mendasar adalah dalam hal penempatan sangkar yang kurang tepat. Penempatan Sangkar yang buruk akan membuat burung susah berkicau. Disamping itu ada beberapa faktor lainnya, diantaranya :

1. Faktor Usia Burung

Sama seperti makhluk hidup lainnya, semakin tua usianya stamina makhluk hidup juga semakin menurun. Burung yang usianya sudah tua, cenderung malas untuk mengeluarkan suara kicauan. Hal itu dikarenakan kondisi tubuhnya yang sudah mulai lemah dan tidak memiliki stamina prima. Walaupun burung yang berusia tua mau berkicau, kicauannya sudah terdengar semrawut dan tak beraturan. Oleh karena itu, sebelum membeli pastikan usia burung yang akan dipelihara masih muda.

2. Burung dalam masa mabung.
Burung yang sedang menjalani masa mabung atau rontok bulu akan susah berkicau. Hal ini dikarenakan kondisi tubuh burung yang kurang sehat dan energi tubuhnya difokuskan untuk menumbuhkan bulu yang telah rontok.

3. Faktor Kesehatan Burung
Faltor penyebab burung susah berkicau lainnya adalah faktor kesehatan burung. Jika burung sedang sakit atau kondisinya kurang fit, burung tersebut akan susah berkicau. Bagaimanapun juga kondisi burung sangat mempengaruhi performa burung itu sendiri.

Jika anda sebagai pemilik mengetahui burung tampak sakit, segera mungkin melakukan langkah-langkah pengobatan. Kenali gejala burung yang sakit dari segi fisiknya. Mulai dari kondisi matanya yang kurang fokus, ukuran tubuhnya yang semakin kurus atau dari kotorannya yang cair. Jika kurang yakin bisa bertanya ke para ahlinya buat antisipasi kesehatan burung.

Baca juga : Beberapa Faktor Penyebab Alergi

4. Faktor stress
Burung yang stres akan cenderung diam dan tidak mau mengeluarkan suara kicauan. Penyebab burung yang stres banyak sekali, salah satunya bisa penempatan kandang atau sangkarnya yang kurang tepat atau karena cuaca.

5. Faktor kegemukan
Faktor ini paling unik dan kadang tidak disadari oleh pemiliknya. Burung yang mengalami kegemukan bisa menyebabkan susah mengeluarkan kicauan. Hal ini karana burung yang gemuk akan jadi malas dan kadang juga jadi tanda burung tersebut kurang sehat.

6. Faktor makanan
Makanan yang diberikan pada burung juga bisa berpengaruh terhadap suara burung tersebut. Makanan yang tidak tepat akan membuat burung enggan untuk mengeluarkan suara. Jadi perhatikan makanan yang diberikan pada burung anda, apakah sudah sesuai atau tidak.

Demikian faktor-faktor penyebab burung susah berkicau, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya. Jika ada tambahan, sanggahan atau hal lain terkait pembahasan ini bisa langsung tulis di kolom komentar supaya bisa saling memberikan informasi.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!