Fakta-Fakta Unik Dari Kelinci Anakan dan Induknya

Setiap hewan atau binatang tentunya memiliki karakteristik dan ciri-ciri yang berbeda satu sama lain. Hal itu seringkali menjadi objek penelitian manusia. Dari berbagai perbedaan itu, sering kali kita sebagai manusia merasa terkejut dan takjub. Tidak terkecuali pada hewan kelinci. Fakta unik dari kelinci sangat menarik untuk dikaji dan dibahas.

Kelinci merupakan salah satu hewan yang memiliki sederet keunikan yang tidak banyak diketahui orang. Disamping kelinci binatang peliharaan yang menyenangkan, kelinci juga merupakan mamalia yang diternakkan dan diambil dagingnya untuk bahan makanan. Beberapa orang mengatakan bahwa rasa daging kelinci hampir mirip dengan rasa daging kambing. Tapi saya sendiri gak tau karena belum mencoba. Kalau rasa daging dan telur ayam sih saya tahu.

Di rumah saya awalnya ada sepasang kelinci, jantan dan betina. Kelinci tersebut sudah beranak pinak dan menjadi banyak. Kalau di total sudah ada lebih dari 10 kelinci yang saya punya. Karena tidak sanggup memberi makan, anak-anak kelinci tersebut saya kasihkan ke tetangga dan teman-teman yang menginginkannya.

Dari pengalaman memelihara kelinci setahun belakangan ini, saya menemukan fakta fakta unik dari kelinci anakan dan induknya yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Fakta-fakta tersebut ingin saya bagi disini, sekedar sebagai pengingat dan juga tambahan informasi bagi yang membutuhkannya.

Fakta – fakta Unik Kelinci Anakan dan Induknya adalah sebagai berikut :

1. Suka membuat terowongan

Kelinci merupakan hewan yang tidak tahan dengan suhu panas. Itulah mengapa kelinci sering membuat lubang trowongan didalam tanah. Induk Kelinci yang sedang hamil biasanya suka sekali membuat terowongan. Hal ini dilakukan untuk membuat perlindungan sekaligus tempat buat anak-anaknya yang akan lahir nanti.

2. Tidak punya bulu dan buta

Pada saat baru lahir, anakan atau bayi kelinci sama sekali tidak memiliki bulu pada tubuhnya. Saat baru lahir warnanya agak kemerah-merahan dan agak menggelikan. Penampakannya hampir mirip bayi tikus. Bulu pada bayi kelinci baru akan tumbuh seiring dengan usianya. Pada hari ke sepuluh, bulunya baru benar-benar kelihatan dan dapat dielus-elus.

Bayi Kelinci usia 10 hari

Anak kelinci saat lahir matanya juga selalu tertutup dan tidak bisa melihat apa-apa. Hingga menginjak usia 2 minggu, anak kelinci tersebut masih buta. Namun seiring waktu, kelopak matanya akan terbuka sedikit demi sedikit.

3. Memiliki Banyak Saudara

Dalam 1 tahun, seekor induk kelinci bisa melahirkan hingga 4 kali. Dalam satu kali melahirkan, sang induk bisa melahirkan antara 4 – 12 anak kelinci yang lucu-lucu. Hal ini berbeda jauh dengan induk sapi yang hanya mampu melahirkan setahun sekali atau kambing yang setahun 2 kali.

Kelinci yaang saya pelihara, awalnya melahirkan 5 anakan. Lalu yang kedua dan ketiga masing-masing 4 anak. Sekarang sudah hamil lagi. Jika ditotal harusnya ada 16 kelinci bersaudara yang saya punya, tapi karena beberapa diantaranya ada yang mati dan banyak juga yang di kasihkan orang, jadinya sekarang cuma punya 2 saja dirumah. Meski cuma 2 namun saudaranya banyak dan ada dimana-mana.

4. Hanya Menyusu 2 kali sehari

Fakta unik dari kelinci anakan dan induknya yang baru saya ketahui pasca memelihara kelinci adalah ternyata induk kelinci tidak setiap waktu menyusui anaknya. Induk kelinci hanya menyusui anak-anaknya pada saat-saat tenang, dan biasanya dilakukan pada malam hingga pagi hari. Dalam sehari, sang induk paling banyak hanya menyusui 2 kali saja. Itupun hanya beberapa menit saja.

Saya yang awalnya tidak mengetahui fakta ini, kadang memaksa induk menyusui anaknya dengan cara memegang dan mengelus-elus induk kelinci dan menaruh anaknya di bawah perut induknya. Tapi cara ini tidak berhasil karena induk kelinci memberontak dan lari. Pernah juga mencoba memberi susu pakai pipet pada anak-anak kelinci, memang sih anakannya mau, tapi induknya gak terima. Tempat susu yang saya pegang direbut dan susunya dihabiskan sang induk. Agak lucu memang, tapi itulah pengalaman yang saya alami sendiri.

Baca juga : 10 Manfaat Susu Kambing

Setelah browsing-browsing, ternyata memang begitulah siklus hidup kelinci. Hewan kelinci tidak bisa disamakan dengan kucing atau hewan lain yang menyusui anaknya setiap saat. Walau beberapa menit dan hanya 2 kali sehari, proses menyusu kelinci sudah sangat cukup bagi perkembangan serta pertumbuhan anak-anaknya.

Bayi kelinci
Bayi kelinci usia 3 hari
5. Rentan mati

Anakan kelinci yang baru lahir sangat rentan sekali dan gampang mati. Ini memang bukan bagian dari fakta unik dari kelinci, namun tetap harus diketahui. Penyebab kematian anak kelinci bisa bermacam-macam. Kadang karena faktor genetika, cuaca, kuman maupun karena dimangsa binatang lain. Patut difahami anak kelinci yang mati harus se-segera mungkin dipisahkan dari anak kelinci lain yang hidup dikarenakan hal ini sangat berpotensi akan menimbulkan penyakit. Anakan kelinci yang saya pelihara, 2 diantaranya mati karena digigit tikus dan juga satu yang mati karena sakit sejak lahir.

Baca juga : Trik Sederhana Mengusir Tikus

6. Tidur Bergerombol

Anak-anak kelinci pada usia dibawah seminggu masih terlihat sangat lemah, mereka biasanya bergerombol untuk mencari kehangatan. Anak anak kelinci tersebut tidur bergerombol saling tumpang tindih. Anak-anak kelinci mendapatkan kehangatan dari bulu-bulu induknya yang sengaja dirontokkan. Karena anak kelinci yang baru lahir tidak memiliki bulu sama sekali, induk kelinci sengaja merontokkan bulunya untuk kehangatan anak-anaknya. Kadang si Induk betina juga mengambil bulu-bulu dari induk jantan.

Berhubung anak-anak kelinci yang saya pelihara di kandang tidak cukup mendapatkan kehangatan, saya tambahin kain halus yang digunakan anak-anak tersebut untuk bergumuldan bergerombol dengan saudaranya.

7. Tidak mendekat Tapi Tetap Perhatian

Kelinci tidak seperti hewan lain yang menjaga bayinya setiap saat. Induk kelinci hanya mendekat pada anaknya saat menyusui saja. Selebihnya dia akan menjauh dari anaknya. Ini menjadi fakta unik dari kelinci yang berbeda dengan hewan lainnya.

Untuk mengetahui kalau anak kelinci tersebut sudah disusui atau belum, biasanya saat bangun pagi saya perhatikan dan raba-raba perut bayi atau anakan kelinci dengan lembut. Kalau perut anakan terasa hangat, maka bisa dipastikan induk kelinci menyusui anaknya dengan baik. Perut bayi kelinci yang hangat itu tanda baru disusui oleh induknya. Berat badan bayi kelinci yang bertambah setiap harinya juga merupakan tanda kalau dia sudah disusui induknya dan tumbuh dengan baik.

Fakta unik dari kelinci
Anakan kelinci dan induknya

Walaupun tidak mau dekat-dekat anaknya, induk kelinci tetap perhatian. Induk kelinci tetap memantau kondisi anaknya dari kejauhan. Hal tersebut saya buktikan pada kelinci peliharaan saya.

Di saat-saat tertentu, induk kelinci terkadang membenarkan posisi anaknya yang kedinginan atau tergelincir. Sering saya lihat, kain yang dijadikan alas anaknya diputar-putar seperti posisi ikatan pada kandang sehingga mencegah anaknya bergerak terlalu banyak. Kadang juga sebagian kain tersebut di tutupkan pada tubuh anaknya. Jika ada orang asing yang mendekat di sekitar kandang, dengan sigap induk akan mendekat pada anaknya seolah-olah melindungi. Padahal orang asing tersebut hanya melihat saja.

8. Berkembang pesat pasca 10 hari

Setelah melewati 10 hari, anakan kelinci akan berkembang dengan pesat. Anakan sudah mulai ditumbuhi bulu dan coraknya mulai terlihat jelas. Pada usia ini anak-anak kelinci juga sudah mulai belajar berjalan walaupun terlihat sempoyongan. Pada usia 15 hari kelopak mata anak anak kelinci sudah mulai terbuka. Mereka juga mulai belajar makan dedaunan. Perkembangan anak kelinci pasca 10 hari sudah terlihat nyata, mereka tampak lucu-lucunya.

Anak kelinci
Anakan Kelinci usia 18 hari
9. Tidak Kanibal

Mitos kalau kelinci binatang kanibal tidaklah benar sama sekali. Fakta Unik dari Kelinci yang sebenarnya adalah binatang ini sangat menyayangi anak-anaknya. Kalaupun ditemukan adanya kanibalisme (memakan anaknya sendiri) itu dikarenakan faktor tertentu dan dalam kondisi kepepet. Contohnya Induk kelinci yang memakan bayinya karena bayi kelinci tersebut dianggap tidak mampu lagi untuk bertahan hidup atau dapat mengganggu saudara-saudaranya yg lain.

10. Masa Kehamilan Singkat

Kelinci memiliki jangka waktu hamil yang relatif singkat. Tidak sampai 40 hari sejak pembuahan, biasanya anakan kelinci sudah lahir. Saat hamil, perilaku induk kelinci cenderung lebih agresif dan nafsu makannya bertambah. Kita bisa melihat ciri kelinci sedang hamil melalui bentuk perut dan juga warna mulutnya. Kelinci yang sedang hamil perut bagian tengahnya terlihat buncit dan sedikit menonjol. Bagian mulut berwarna agak kemerah-merahan. Jika sudah melihat ciri yang demikian, siap-siap saja untuk mendapatkan anakan kelinci yang lucu-lucu.

Demikian fakta – fakta unik dari kelinci anakan dan induknya yang bisa saya tuliskan berdasarkan pengamatan saya. Semoga bermanfaat untuk anda yang membutuhkan. Jika ada tambahan, pertanyaan atau sanggahan jangan sungkan untuk menuliskan di kolom komentar. Dengan senang hati saya akan menerimanya.

(Visited 116 times, 1 visits today)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!