Keuangan

Mengajukan Klaim Asuransi itu Mudah, Berikut Langkahnya!

Peran asuransi sebagai proteksi diri menjadi semakin krusial saat ini. Dengan memiliki asuransi, kamu setidaknya telah melakukan upaya preventif atas apa yang akan menimpamu di masa mendatang. Misalnya, ketika kamu sedang dalam keadaan yang cukup sulit dan salah satu keluargamu atau bahkan kamu jatuh sakit, asuransi dapat membantumu menanggung biaya pengobatan atau rumah sakit.

Cara klaim asuransi

Asuransi juga dapat berguna ketika kamu memiliki anak yang sudah cukup umur untuk masuk sekolah. Dengan asuransi pendidikan, beban biaya sekolah anak akan terasa lebih ringan di tengah berbagai pengeluaran tambahan. Memiliki asuransi tentunya sangat membantu dalam segala aspek kehidupan. Namun sebelum itu, kamu harus memastikan bahwa kamu tahu cara klaim asuransi yang benar.

Pentingnya Mengetahui Informasi Mengenai Asuransi

Sebagian besar orang pasti sangat familiar dengan Asuransi. Tetapi, siapa sangka bahwa banyak orang masih belum mengerti dan bahkan ragu dengan pentingnya asuransi dan kemanfaatannya. Sebagian lagi mungkin enggan menggunakan asuransi, alasannya karena mereka tidak mengetahui apa saja yang tercakup dalam asuransi, malas mengurus proses pendaftaran dan asuransi, serta tidak tahu cara melakukan klaim asuransi karena dianggap prosesnya rumit dan makan waktu.

Biaya klaim asuransi mobil

Alasan terbesar bagi banyak orang enggan menggunakan asuransi mungkin adalah kekhawatiran mereka akan proses klaim yang rumit. Padahal, saat ini sudah banyak perusahaan asuransi yang memberlakukan proses pengurusan klaim yang lebih praktis dan mudah. Nah, kalau kamu termasuk pemegang polis yang belum pernah mengajukan klaim, simak beberapa langkah untuk mengajukan klaim asuransi di bawah ini:

Langkah-Langkah Mengajukan Klaim Asuransi

1. Pahami Isi Polis dan Proses Pengajuan Klaim

Sebagai pemegang polis asuransi, kamu perlu tahu terlebih dahulu mengenai isi polis dari produk asuransi yang kamu miliki. Sebaiknya, langkah ini kamu lakukan jauh sebelum risiko terjadi, sehingga ketika sewaktu-waktu kamu menghadapinya, kamu bisa memutuskan apakah risiko tersebut termasuk dalam pertanggungan yang kamu miliki. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko klaim asuransimu ditolak oleh penyedia asuransi.

Baca juga : Penyebab Gagal Mengambil Klaim Asuransi

2. Menghubungi Agen Asuransi

Sebagai pemegang polis, kamu pasti memiliki agen asuransi yang setia untuk membantu dan memberikan informasi terkait produk asuransimu. Apabila tiba-tiba kamu menghadapi risiko, jangan panik. Pastikan kamu menghubungi agen asuransimu terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan informasi yang lebih komprehensif terkait langkah-langkah yang dibutuhkan untuk memproses klaim asuransimu. Adapun informasi tersebut termasuk jangka waktu pengajuan klaim, syarat dokumen yang harus dilengkapi, serta waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk memproses klaim.

3. Mengisi Formulir Klaim

Masing-masing perusahaan asuransi pasti memiliki formulir klaim yang perlu kamu isi sebagai pemegang polis untuk mengajukan klaim. Apabila kamu telah menerima formulir tersebut, usahakan untuk mengisi dengan informasi sebenar-benarnya agar proses pengurusan klaim berjalan dengan lancar. Jangan pernah mengisi formulir dengan keterangan palsu atau tidak sesuai karena perusahaan asuransi akan melakukan crosscheck untuk seluruh keterangan yang kamu berikan dalam formulir.

4. Mengumpulkan Seluruh Dokumen Pendukung

Setelah mengisi formulir, kamu juga perlu menyerahkan dokumen-dokumen untuk proses klaim asuransi. Umumnya, dokumen-dokumen terkait tergantung jenis asuransi yang ingin diklaim. Misalnya, ketika kamu ingin mengklaim asuransi kesehatan, dokumen yang biasanya harus disertakan adalah KTP pemegang polis, fotokopi polis asuransi, bukti tagihan rumah sakit, serta riwayat medis atau pengobatan yang telah dilakukan oleh fasilitas kesehatan. Kamu juga bisa menghubungi call center  atau agen asuransi dari perusahaan asuransi mengenai hal ini.

Setelah kamu mengisi lengkap formulir dengan benar dan mengumpulkan seluruh dokumen pendukung, kamu hanya tinggal menyerahkan seluruh berkas klaim tersebut ke perusahaan asuransi. Biasanya, seluruh dokumen ini diserahkan dalam bentuk hardcopy, namun ada perusahaan-perusahaan asuransi yang kini menawarkan kemudahan proses pengajuan klaim secara daring. Nah, apabila perusahaan asuransi terkait menawarkan pengajuan secara daring, kamu bisa memanfaatkannya karena proses pengajuan klaim secara digital ini lebih efisien dan tidak membuang waktu.

Proses klaim asuransi sebenarnya tidak sulit. Setelah kamu mengetahui cara klaim asuransi yang baik dan benar, tidak ada alasan lagi untuk kamu tidak memiliki asuransi demi masa depan yang lebih aman dan nyaman.

Munasya

Blogger, Writer and Teacher
Contact Person :
email : sy4r0h@gmail.com
Twitter : @Munasyaroh_fadh
IG. : @Muns_Fadh

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *