Dahsyatnya Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Di Bulan Ramadhan

Tak terasa bulan Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir. Menjelang hari-hari terakhir Ramadan, Rasulullah SAW menganjurkan untuk  memperbanyak amalan-amalan shalihah di bulan Ramadhan. Selain Shalat Sunnah dan Tilawah Al-Quran, amalan Zakat, Infaq dan shodaqoh menjadi ladang pahala yang berlipat ganda yang bisa didapatkan setiap muslim.

Zakat, Infaq dan Shodaqoh

Tentang Zakat

Berdasarkan pengertian istilah, yang disebut dengan Zakat adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang Islam dan harus diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan syariat Islam. Zakat merupakan hal wajib yang harus dilakukan umat Islam karena termasuk rukun Islam yang keempat.

Zakat sendiri ada 2 macam, yakni Zakat Fitrah dan Zakat Maal. Zakat Fitrah merupakan zakat jiwa dan harus harus berupa makanan pokok, sedang Zakat maal adalah zakat harta yang mencakup hasil perniagaan,  pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. Masing-masing jenis memiliki perhitungannya sendiri-sendiri.

Saat Bulan Ramadhan seperti saat ini, setiap muslim wajib mengeluarkan zakat fitrah sebesar 3,5 liter atau setara 2,7 kilogram.  Zakat Fitrah diwajibkan atas setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, merdeka maupun budak, besar maupun kecil. Bahkan bagi bayi yang baru lahir di malam sehari sebelum Idul Fitri juga wajib dizakati.

Untuk zakat maal waktunya tidak diharuskan di bulan Ramadhan. Zakat Maal bisa dilakukan di bulan bulan lain sesuai batas nishab harta yang dizakati.

Tentang Infaq

Definisi infaq menurut Wikipedia adalah mengeluarkan harta yang mencakup zakat (hukumnya wajib) dan non-zakat (hukumnya sunah). Infak wajib di antaranya zakat, kafarat, nazar, dan lain-lain. Infak sunah di antaranya, infak kepada fakir miskin sesama muslim, infak bencana alam, infak kemanusiaan, dan lain-lain.  Sedangkan menurut terminologi syariat, infaq berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam.

Baca juga : Wakaf Cara Baru Yang Pasti Untuk Kini dan Nanti

Berbeda dengan Zakat, dalam Infaq tidak mengenal nishab. Infaq bisa dikeluarkan oleh setiap orang yang beriman, baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah. Bain yang sedang susah maupun yang senang. Infaq dapat diberikan kepada siapa saja, misalkan untuk kedua orang tua, anak yatim, anak asuh dan sebagainya.

Tentang Shodaqoh

Arti kata Shodaqoh sendiri adalah benar. Makna shodaqoh secara bahasa adalah membenarkan sesuatu. Berdasarkan arti tersebut Shodaqoh adalah sesuatu yang diberikan dengan tujuan mendekatkan diri pada Allah SWT. Shodaqoh biasa disebut juga dengan sedekah.

Dalam hal hukum dan ketentuan-ketentuannya, shodaqoh sama dengan infaq. Hanya saja, jika infaq berkaitan dengan materi, shodaqoh memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yang bersifat non materiil.  Jika Infaq lebih didominasi oleh kalangan berada yang hartanya berlebih, Shodaqoh dapat dilakukan oleh siapa saja. Bahkan orang fakir yang tidak punya apa-apa sekalipun bisa shodaqoh.

Baca juga: Kiprah Sinar Mas Dalam Waqaf Al-Qur’an

Shodaqoh tidak harus berbentuk uang atau harta-benda. Ada banyak hal lain yang bisa dikategorikan sebagai Shodaqoh.  Diantaranya :

  1. Memafkan orang yang mendzaliminya
  2. Menyambung silaturahmi
  3. Menyingkirkan batu/halangan di jalan
  4. Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya
  5. Menyuruh berbuat yang ma’ruf (benar, baik)
  6. Memberikan senyum pada teman
  7. Dan masih banyak lagi yang lainnya

Kedahsyatan Zakat, Infaq dan Shodaqoh di Bulan Ramadhan

Kedatangan bulan Ramadhan setiap tahunnya memberikan beribu keutamaan pada kaum Muslim.  Pahala diobral, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu. Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui zakat, infak dan sodaqoh.  Amalan-amalan tersebut memang bisa dijalankan di bulan lainnya (kecuali Zakat fitrah). Namun di bulan Ramadhan keutamaannya lebih dahsyat dibanding  bulan lainnya.

Diantara keutamaan amalan-amalan di bulan Ramadhan adalah:

1. Puasa digabungkan dengan shalat malam dan amalan Infaq serta sedekah sama dengan jaminan surga. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits :

إن في الجنة غرفا يرى ظاهرها من باطنها وباطنها من ظاهرها أعدها الله لمن ألان الكلام وأطعم الطعام وتابع الصيام وصلى بالليل والناس نيام

“Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat dikala kebanyakan manusia tidur.” (HR. At Tirmidzi no.1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317, dihasankan Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/47, dihasankan Al Albani di Shahih At Targhib, 946)

2. Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain. Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan pahalanya sangat besar. Jika ditambah dengan pahala orang lain, maka pahala yang diraih lebih berlipat lagi. Dengan infaq dan sedekah kita bisa menambah pahala tanpa mengurangi pahala orang lain.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا

“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

3. Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan. Di bulan Ramadhan setiap orang lebih dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk infaq dan shodaqoh.

4. Amal kebaikan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat.

5. Sarana bagi hamba untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Rabb-nya, akan menambah keimanan karena keberadaannya yang memuat beberapa macam ketaatan.

6. Menggabungkan antara shodaqoh dan puasa adalah sebab kemudahan meraih ampunan dosa dan selamat dari siksa neraka. Lebih-lebih jika kedua amalan tersebut ditambah dengan amalan shalat malam.

7. Dalam puasa pasti ada cacat dan kekurangan. Oleh karenanya di akhir Ramadhan, kaum muslimin disyari’atkan menunaikan zakat fitrah. Tujuannya adalah menyucikan orang yang berpuasa

8. Zakat, infaq dan Shodaqoh akan membuat harta yang dipunyai lebih berkah.

Disamping keutamaan-keutamaan diatas masih banyak keutamaan dan kedahsyatan amalan mahmudah di Bulan Ramadhan.  Marilah kita memakmurkan bulan Ramadhn dengan aneka ‘amal sholeh seperti zakat infaq dan Shodaqoh. Tak lupa juga melakukan amal ibadah dan FastabFastabikhul khoirot, berlomba-lomba dalam melaksanakan kebaikan untuk kehidupan dunia dan akhirat.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!