Dibalik BI Netifest 2020, Ada Hal Lain Yang Perlu Diketahui

Bank Indonesia Netizen Festival atau yang lebih dikenal dengan nama BI Netifest pada tahun 2020 kembali digelar. Pagelaran rutin yang diadakan oleh Institusi Bank Indonesia ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dengan tujuan mendekatkan diri pada generasi milenial serta mempopulerkan kebijakan-kebijakan supaya lebih dikenal, BI Netifest sukses menyita perhatian publik.

Tahun 2018 dan tahun 2019 yang lalu, pagelaran BI Netifest sudah pernah dilaksanakan. Dengan konsep yang sedikit berbeda namun makna yang sama, BI Netifest 2020 kembali di langsungkan di pertengahan Januari 2020. Tepatnya di tanggal 16 s/d 17 Januari 2020. Saya sendiri menjadi salah satu orang yang beruntung bisa menghadiri dan menyaksikan langsung kemeriahan acaranya.

Peserta BI Netifest 2020

Dibalik acaranya yang super padat, keren dan pastinya full faedah, ada beberapa hal seru yang terjadi sebelum dan selama berlangsungnya acara. Apa saja hal seru tersebut? Berikut ulasannya

1. Berawal Dari Lomba

BI Netifest 2020 merupakan penghargaan bagi para pemenang lomba yang diadakan oleh Bank Indonesia. Lombanya berlangsung sejak September hingga November 2019. Dengan mengusung tema “QRIS : Standar Pembayaran Digital Ala Milenial”, lomba itu diikuti diikuti oleh 1.707 peserta dari 5 kategori. Masing-masing kategori diambil 35 finalis yang diundang ke Jakarta dan mengikuti serangkaian kegiatan.

Adapun kategorinya adalah : blogger/penulisan artikel, video 1 menit, vlog, animasi dan film pendek. Saya sendiri masuk menjadi salah satu finalis kategori blog/penulisan artikel. Menjadi 35 finalis dari 586 artikel blog yang dikirimkan itu luar biasa sekali, bikin sumringah dan rasa senangnya menguar sempurna. Artikel saya judulnya : Kelebihan QR Code Sebagai Pembayaran Digital

2. Persiapan Seminggu

Kabar mengenai undangan ke Jakarta dan menjadi finalis diterima seminggu sebelum berlangsungnya acara. Kabar itu datangnya dari email dan para peserta langsung dimasukkan ke dalam WAG sesuai kategorinya. Finalis blogger masuk WAG khusus Blogger, finalis vloger masuk WAG khusu vloger. Saat tahu jadi finalis, rasanya seperti mendapatkan durian runtuh

Dalam rentang seminggu itu para peserta mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk persiapan cuti atau izin bagi yang kerja kantoran. Panitia menyediakan tiket pesawat atau kereta pulang pergi buat peserta yang berasal dari luar Jabodetabek. Walaupun untuk transportasi dari rumah ke bandara dan dari bandara ke lokasi acara tidak disediakan, namun peserta tetap antusias buat mengikuti serangkaian acaranya. Jeda waktu seminggu sangat cukup buat memikirkan perencanaan ke lokasi.

BI NETIFEST 2020

Karena beberapa alasan tertentu seperti pekerjaan dan keluarga, ada peserta yang datangnya telat atau hanya mengikuti kegiatan tertentu saja. Bahkan ada salah satu finalis yang tidak jadi datang karena tidak bisa meninggalkan anaknya yang masih kecil. Koordinasi tentang kedatangan atau hal lain tentunya diinfokan dalam seminggu tersebut.

3. Dilangsungkan di 2 tempat

Di hari pertama yakni tanggal 16 Januari, kegiatan dilakukan di di Hotel Aryaduta Jakarta, yang letaknya persis di depan Tugu Tani. Lokasi ini juga menjadi tempat menginap para peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Jadwal hari pertama teramat padat. Dimulai dari acara pembukaan, perkenalan dan sambutan-sambutan di pagi hari. Kemudian ada agenda workshop per kategori di siang harinya. Saat malam masih ada gala dinner, mini games berhadiah handphone dan juga hiburan. Acara berlangsung hingga pukul 10 malam.

Di hari kedua, tanggal 17 Januari acara pagi hari masih berlangsung di Hotel Aryaduta. Selepas sholat Jum’at, para peserta diajak untuk menuju lokasi kedua yakni Museum Bank Indonesia. Ditempat ini, peserta BI Netifest 2020 diajak untuk berkeliling museum dan melihat dari dekat koleksi yang ada di museum. Museumnya ternyata luas sekali dan rutenya panjaaang. Artikel terkait museum akan saya tulis di kesempatan lainnya.

Setelah berkeliling museum, peserta diberikan waktu sejenak buat istirahat, makan dan sholat. Tepat pukul 8 malam, di lokasi yang sama, dilaksanakan acara puncak BI Netifest 2020 yang berupa pengumuman pemenang lomba yang diadakan oleh Bank Indonesia.

4. Bertabur Hadiah

Sebelum pengumuman pemenang lomba yang diadakan di Gedung Museum Bank Indonesia, pagelaran BI Netifest sudah bertabur hadiah. Ada hadiah bantal tidur, coklat, powerbank hingga handphone di malam gala dinner. Di masing-masing kategori juga ada kompetisi internal yang berhadiah e-money nominal Rp.100.000,- untuk 7 orang pemenang.

Di kategori Blogger, ada tantangan menulis pengalaman perjalanan menuju ke acara BI Netifest. Tantangan ini diberikan sekitar pukul 4 sore dan linknya harus disetorkan maksimal pukul 10 malam. Penjurian dilakukan oleh pemateri dan diumumkan keesokan harinya.

Menurut cerita teman yang masuk di kategori vlog, animasi dan film pendek, di masing-masing kategori juga ada tantangan yang disesuaikan dengan kategorinya. Bedanya kalau para blogger tantangan menulis secara individu, di kategori lainnya tantangan dilakukan secara berkelompok. Di kategori Blogger ada 7 pemenang yang mendapatkan hadiah. Di kategori lainnya hanya 1 kelompok yang jadi pemenang, tapi Anggota kelompoknya sendiri terdiri dari 5 sd 7 orang.

Selain hadiah-hadiah itu, masih ada beberapa hadiah hiburan yang diperuntukkan bagi para peserta yang memiliki postingan unik di media sosial. Untuk kategori ini Alhamdulillah, saya bisa jadi salah satu pemenangnya.

5. Para Pemenang Lomba

Pemenang lomba yang diadakan oleh Bank Indonesia diumumkan pada puncak acara BI NETIFEST 2020. Setiap kategori ada 5 nominasi yang namanya disebut di atas panggung. Khusus kategori artikel blogger hanya ada 4 nominasinya. Dari 4 atau 5 nominasi tersebut hanya ada 3 pemenang yang mendapatkan hadiah di masing-masing kategori. Nominalnya wow banget…..

Adapun nama pemenang Lomba Blog dan Video Bank Indonesia adalah sebagai berikut :

Kategori Artikel Blog

Juara 1 : Masruro, mendapatkan uang tunai Rp 15.000.000,-
Juara 2 : Umi Marfathonah, mendapatkan uang tunai Rp 10.000.000,-
Juara 3 : Dian Restu Agustina, mendapatkan uang tunai Rp 6.000.000,-

Video 1 Menit

Juara 1 : Leonard Gahansa, mendapatkan uang tunai Rp 15.000.000,-
Juara 2 : Bhekti Setyowibowo, mendapatkan uang tunai Rp 10.000.000,-
Juara 3 : Diego Armando Takaredase, mendapatkan uang tunai Rp 6.000.000,-

Vlog

Juara 1 : Steeve Muntu, mendapatkan uang tunai Rp 25.000.000,-
Juara 2 : Mahendrayana Setiawan Triatmaja, mendapatkan uang tunai Rp 17.500.000,-
Juara 3 : Sigit Rizky Ramadhan, mendapatkan uang tunai Rp 12.500.000,-

Animasi

Juara 1 : Sudibyo Saputro, mendapatkan uang tunai Rp 30.000.000,-
Juara 2 : Catya Wido Ahmad, mendapatkan uang tunai Rp 20.000.000,-
Juara 3 : Mohammad Najib, mendapatkan uang tunai Rp 15.000.000,-

Short Movie

Juara 1 : Sarwadiono, mendapatkan uang tunai Rp 45.000.000,-
Juara 2 : Muh Irwan Setiawan, mendapatkan uang tunai Rp 30.000.000,-
Juara 3 : Ali Mulyawan, mendapatkan uang tunai Rp 20.000.000,-

6. Event Babyfest

Hal unik nan seru terjadi di BI Netifest 2020. Beberapa ibu yang menjadi peserta membawa serta buah hatinya. Kalau tidak salah, ada 5 Balita yang ikut serta dalam acara tersebut. Balita paling kecil berusia 3 bulan dan masih ASI eksklusif, yang paling besar berusia sekitar 4 tahun. Kebetulan balita yang berusia 4 tahun ini, ayah dan ibu dua duanya lolos menjadi finalis, jadi anaknya dibawa sekalian. Selain itu masih ada balita yang berusia 1 tahun dan 2 tahun.

Meskipun membawa balita, para ibu tidak kesulitan mengikuti semua kegiatan. Para balita sangat anteng dan tidak mengganggu ibunya sama sekali. Mereka seolah mengerti dan memahami keinginan orang tuanya. Rewelnya hanya sesekali dan itu hanya sebentar, cukup dibawa keluar ruangan nanti kembali tenang. Para peserta lain tidak ada yang merasa terganggu bahkan kadang menjadi hiburan tersendiri. Balita-balita ini seakan bikin perkumpulan sendiri bertitel Babyfest.

7. Banyak Blogger Masuk Jadi Vloger

Yup, di BI Netifest 2020 ada banyak sekali blogger yang lolos di kategori vloger. Di kolom komentar salah satu medsos saya malah ada yang berkelakar kalau mereka ini bloger murtad. Karena profesi sebenarnya adalah bloger, tapi masuk kelas kategori vloger. Memang sih mereka ikut lombanya di kategori Blogger dan kategori video, kebetulan masuk jadi finalisnya di kategori video. Ada yang video 1 menit ada yang video 3 menit.

Bloger murtad hanyalah istilah becandaan saja. Karena sebetulnya mereka adalah pekerja multitasking, bisa jagi blogger bisa jadi vloger atau bisa jadi keduanya sekaligus. Saat membaur dalam satu ruangan di acara pembukaan dan dinner semua terlihat sama. Namun saat masuk ke ruangan di tiap kategori terlihat nyata perbedaannya.

Disamping 7 hal diatas, sebenarnya ada banyak sekali hal seru lainnya yang terjadi dalam BI Netifest 2020. Tapi kalau ditulis semuanya bakalan panjang dan gak selesai-selesai. Perjalanan 4 hari gak cukup ditulis dalam satu postingan. Untuk sementara cukup ini saja yang bisa disampaikan. Insyaallah akan disambung di postingan berikutnya. Jangan lupa kasih saran dan komentarnya di kolom yang tersedia di bawah.

2 thoughts on “Dibalik BI Netifest 2020, Ada Hal Lain Yang Perlu Diketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RELATED POST

Talkshow FUNancial Bareng Home Credit

Sebuah talkshow bertema CEO in The Making: Financial Tips to Transform Your Passion Into a Business telah diselenggarakan di Boncafe…

HP Spectre x360, Laptop Stylish Performa Tinggi

Kebutuhan manusia akan teknologi terus bertambah seiring perkembangan jaman. Antara manusia dan teknologi harus terus bersinergi supaya bisa terus berjalan…

STOP KONSUMSI ANTIBIOTIK UNTUK SEMUA PENYAKIT!

Dikit-dikit jangan minum obat. Dikit-dikit jangan konsumsi Antibiotik, karena tidak semua penyakit bisa diobati dengan antibiotik. Demikianlah pesan utama yang…

UKM Go Online Bersama Sisternet dan XL Axiata di Batiqa Hotel Surabaya

Sebenarnya sudah lama sekali saya mengola usaha sendiri bahkan sejak SMA. Jenis usaha saya yang saya geluti bukan produksi barang…

error: Content is protected !!