SALING BERBAGI DAN MENGINSPIRASI DI KELAS INSPIRASI LAMONGAN #4

Kelas Inspirasi adalah sebuah gerakan non profit yang mengajak para profesional untuk bisa berbagi cerita tentang profesi/pekerjaan mereka kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) dengan tujuan agar anak-anak terinspirasi untuk meraih cita-cita di masa depan. Para profesional ini turun langsung dengan meluangkan waktu sehari untuk saling berbagi dan mengispirasi di sekolah-sekolah yang ditentukan.

Kelas Inspirasi Lamongan


Di Kabupaten Lamongan, Kelas inspirasi sudah beberapa kali dilaksanakan. Namun saya baru bisa mengikuti dan menjadi bagian didalamnya pada kali Kelas Inspirasi yang keempat. 

Para profesional yang menjadi relawan dari kelas inspirasi terbagi menjadi 3 bagian yakni relawan panitia, relawan pengajar dan relawan dokumentator. Kebetulan pada Kelas Inspirasi Lamongan #4 ini saya kebagian jadi relawan panitia. 


Pada 22 Oktober 2016 Kelas inspirasi Lamongan memasuki kali ke 4. Pada Kelas Inspirasi tersebut, lokasi yang menjadi sasaran adalah di Kecamatan Sukodadi dan Kecamatan Turi. Masing-masing ada 4 sekolah sehingga sasaran Kelas Inspirasi Lamongan #4 ada 8 sekolah. Salah satunya adalah di SDN BANDUNGSARI Desa Bandungsari Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan yang merupakan tempat/lokasi penempatan saya.

Kelompok-kelompok yang ada di Kelas Inspirasi disebut dengan Rombel (Rombongan Belajar). Masing-masing Rombel terdiri dari gabungan relawan panitia, relawan pengajar dan relawan dokumentator serta dipimpin oleh satu orang panitia yang ditunjuk.
Rombongan belajar (Rombel) 4 SDN Bandungsari yang saya ikuti dimotori atau dipimpin oleh si Kece Feri Kurniawan. Tim Rombel kami memulai kegiatan hari inspirasi dengan persiapan-persiapan yang telah direncanakan sebelumnya dan tentu saja ketua Rombel Feri berperan penting didalamnya dan sudah mengatur segala sesuatunya.

Ketua Rombel Kelas Inspirasi Lamongan
Ketua Rombel SDN BANDUNGSARI Kelas Inspirasi Lamongan

H-1 tepatnya hari Jum’at (21/10/2016) pukul 14.00 WIB beberapa relawan sudah mulai berdatangan ke SDN BANDUNGSARI untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Saya sendiri datang sekitar pukul empat sore dan disusul relawan-relawan lainnya. Beberapa pengajar dari Surabaya dan Sidoarjo juga sudah mulai berdatangan.
Persiapan ini dilakukan hingga pukul 22.00 WIB. Para relawan ini saling bahu membahu serta bekerja sama memasang dan melengkapi berbagai keperluan hari Inspirasi. Setelah persiapan sudah lengkap dan sesuai dengan perencanaan sebelumnya, para relawan beristirahat dan tidur di lokasi SDN BANDUNGSARI untuk melepas lelah dan menyiapkan fisik prima di hari Inspirasi. Relawan perempuan tidur di Musholla sekolah sedangkan relawan laki-laki tidur di Ruang Kelas. 



Pada hari Inspirasi (22 Oktober 2016) keesokkan harinya, semua relawan baik relawan fasilitator (panitia), relawan pengajar serta relawan dokumentator mengadakan brefing pukul 06.00 WIB. Suatu keberuntungan di Rombel saya ini, semua relawan lengkap dan tak satupun yang absen atau mengundurkan diri, sehingga pelaksanaan lebih optimal.
Pada saat brefing dibahas mengenai pembagian kelas dan jadwal kegiatan secara keseluruhan agar para relawan bisa kompak dan lebih memahami tugasnya masing-masing. Meskipun di grup Wa sudah dibahas sebelumnya namun brefing tetap diperlukan guna menunjang pelaksanaan Kelas Inspirasi. Kegiatan brefing di lakukan di Musholla sekolah yang juga dijadikan basecamp sementara dari Rombel 4 SDN Bandungsari. 


Selesai brefing sekitar pukul 06.30 WIB, para relawan keluar dari basecamp (Musholla) dan menyambut kedatangan anak-anak SDN Bandungsari yang mulai berdatangan ke lokasi sekolah.

Sekitar pukul 07.00 WIB, saat bel sekolah sudah berbunyi, anak-anak SDN Bandungsari sudah berbaris rapi di lapangan sesuai dengan kelasnya masing-masing untuk melakukan apel pagi. Bapak Kepala Sekolah SDN Bandungsari kemudian mempersilahkan para relawan dari Rombel 4 Kelas Inspirasi Lamongan untuk memulai Opening Ceremony menyambut hari inspirasi.

Kegiatan Opening Ceremony Kelas Inspirasi Lamongan Rombel 4 dilakukan sambil berdiri di lapangan sekolah. Para relawan yang didampingi Dewan Guru berdiri berhadap-hadapan di depan barisan siswa-siswi SDN Bandungsari. Acara Opening Ceremony diisi dengan sambutan dari PIC Rombel 4 sebagai wakil tim Kelas Inspirasi dan juga dari Kepala Sekolah SDN BANDUNGSARI sebagai wakil sekolah.
Setelah acara sambutan-sambutan, opening ceremony dilanjutkan dengan perkenalan semua relawan kepada siswa-siswi dan juga para dewan guru. Pada sesi perkenalan ini, baik relawan panitia, pengajar dan juga dokumentator memperkenalkan dirinya masing-masing dan juga tugas-tugasnya dalam kelas Inspirasi kali ini. Saat perkenalan, beberapa relawan juga memberikan sedikit icebriefing sehingga kadang mengundang gelak tawa dari semua peserta. Tampak raut senang dan penasaran dari wajah-wajah siswa-siswi SDN BANDUNGSARI menyambut kedatangan Tim Kelas Inspirasi di sekolahnya.

Kegiatan Opening Ceremony dan perkenalan selesai pukul 07.30 WIB dan diakhiri dengan salam-salaman antara relawan, guru dan juga siswa-siswi.

Relawan pengajar Kelas Inspirasi Lamongan
Relawan Pengajar Rombel SDN BANDUNGSARI

Pukul 07.30 WIB siswa-siswi masuk ke kelasnya masing-masing dan diikuti oleh relawan panitia yang bertugas dalam kelas dan juga pengajar sesuai jadwal yang disusun sebelumnya. Pada sesi pertama, relawan panitia membagikan ikat kepala pada anak-anak di kelas masing-masing. Ikat kepala tersebut diberi nama dan juga cita-cita dari anak untuk selanjutnya dijadikan identitas agar memudahkan pengajar/panitia saat memanggil si anak sehingga lebih akrab.

Baca juga : Cerdas Bidang Apakah Kamu ?

Pada sesi pertama ini terjadi sedikit kekacauan di kelas 1, dimana salah satu anak tiba-tiba menangis histeris. Namun hal itu sedikit demi sedikit teratasi saat pengajar di kelas satu mengeluarkan alat mengajarnya yang berupa boneka tangan. Boneka itu membuat anak yang menangis tadi jadi diam, sedang anak-anak lain serius mendengarkan. Di kelas lain sesi pertama berjalan lancar, anak-anak tampak serius dan antusias mendengar pemaparan dan materi dari para pengajar. Sementara para relawan panitia mendampingi dan standby di kelas-kelas yang ditentukan dan para dokumentator melakukan tugasnya dengan mengabadikan momen-momen menarik di hari inspirasi.

Kelas Inspirasi
Keceriaan anak-anak mengikuti Kelas Inspirasi

Sesi pertama berlangsung selama 1 jam, tepat pukul 08.30 sesi pertama berakhir dan dilanjutkan sesi ke 2. Pada sesi kedua, pengajar pindah ke kelas lain sementara relawan panitia tetap di kelas sebelumnya. Pengajar yang mengajar di kelas 1 pindah ke kelas 2, sedangkan pengajar kelas 2 pindah ke kelas 3. Begitu seterusnya. Agar siswa-siswi tidak jenuh dan bosan, saat pergantian sesi, relawan panitia mengadakan game/ice breaking didalam kelas dan juga pembagian susu kotak pada anak-anak/ siswa-siswi.

Sesi kedua berjalan lancar, aman dan terkendali. Siswa-siswi SDN BANDUNGSARI tetap semangat mengikuti jalannya Kelas Inspirasi sampai sesi ini berakhir pukul 09.30 WIB.

Baca juga : Metode belajar efektif

Setelah beristirahat 30 menit, yang dimanfaatkan oleh anak-anak untuk jajan dan bercengkrama dengan sesama teman, Kelas Inspirasi untuk SDN BANDUNGSARI dilanjutkan kembali. Sesi ke 3 dimulai pukul 10.00 WIB dan dilakukan seperti sesi 2 dimana terjadi pergantian relawan pengajar di tiap kelasnya. Sesi ini berakhir Pukul 11.00 WIB.

Cita-cita
Menempelkan cita-cita di langit harapan

Setelah sesi 3 berakhir, tim relawan membimbing para siswa menempelkan burung cita-cita pada langit harapan di kelasnya masing-masing yang berupa banner dan sudah dipasang sebelumnya oleh tim relawan di dalam kelas. Siswa yang sudah menempelkan cita-citanya di beri hadiah dan cenderamata oleh relawan. Tujuan dan Filosofi penempelan ini adalah agar anak-anak bisa meraih cita-cita yang diinginkannya dengan menitipkannya pada burung yang terbang tinggi ke langit.
Pukul 11.15 hingga pukul 11.45 dilakukan Closing Ceremony dilapangan sekolah. Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh siswa-siswi, kepala sekolah, dewan guru, relawan pengajar dan relawan panitia. Sementara relawan dokumentator sibuk kesana kemari mengabadikan momen-momennya sebagai bukti otentik adanya Kelas Inspirasi Lamongan di SDN Bandungsari. Closing Ceremony ditutup dengan foto bersama di lapangan sekolah dan pemberian cinderamata secara simbolis dilakukan sesudahnya.

Anak-anak SDN BANDUNGSARI Kelas Inspirasi
Anak-anak SDN BANDUNGSARI

Pukul 12.00 WIB Kelas Inspirasi Lamongan 4 di SDN BANDUNGSARI selesai dilaksanakan. Para relawan berpamitan kepada dewan guru dan juga kepala sekolah SDN BANDUNGSARI untuk selanjutnya menuju ke Penpodo Kecamatan Sukodadi guna refleksi dan evaluasi kegiatan bersama tim Rombel lainnya.

Sebelum ke pendopo, tim Rombel Bandungsari mengisi perut yang keroncongan terlebih dahulu di salah satu warung dekat Unisda. Setelah selesai makan bersama, saya dan tim Rombel BANDUNGSARI lainnya segera meluncur ke pendopo Sukodadi yang tidak jauh dari tempat kami makan. Di pendopo Sukodadi ternyata sudah ada beberapa anggota Rombel lain yang sudah berdatangan. Sambil menunggu Rombel lain, kamipun foto-foto bersama sebagai kenang-kenangan.


 

Kelas Inspirasi Lamongan
Anggota Rombel SDN BANDUNGSARI di pendopo Sukodadi

Refleksi dan Evaluasi kegiatan Kelas Inspirasi Lamongan kelar sekitar pukul 17.00 WIB. Semua Rombel mendapatkan kesempatan untuk bercerita pengalaman yang dilaluinya dan memberikan saran dan kesan. Semua berharap bisa bertemu kembali di Kelas Inspirasi Lamongan selanjutnya.Aktifitas dan Pekerjaanku saat ini

Jika Anda punya cerita, pengalaman lain atau komentar tentang Kelas Inspirasi silahkan salurkan di komentar.

3 Comments

Silahkan tinggalkan komentar, saran atau pertanyaan di bawah ini

error: Content is protected !!