10 Hal Yang Patut Di Ketahui Sebelum Naik Bus Suroboyo

Biasanya neh kalau mau naik angkutan umum seperti angkot, bus, kereta dan sebagainya kita diharuskan untuk membayar menggunakan uang. Atau yang paling mutakhir membayar menggunakan Flazz Card seperti di Kota Jakarta. Namun hal berbeda di terapkan di Kota Surabaya. Untuk bisa naik sebuah Bus, penumpang hanya diwajibkan menyetorkan sampah sebagai alat pembayarannya.

Naik Bus Suroboyo
Naik Bus Suroboyo bayarnya pakai sampah

Seperti yang sudah tersebar di media sosial dan juga media massa, Pemerintah Kota Surabaya baru-baru ini telah meluncurkan sebuah bus yang diberi nama Bus Suroboyo. Untuk bisa naik dan menggunakan bus tersebut, para penumpang hanya perlu membayar menggunakan sampah botol plastik saja. Bus dengan logo Suro dan Boyo tersebut diresmikan langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini, pada hari Sabtu, 7 April 2018. Transportasi baru ini langsung dioperasikan mulai hari senin tanggal 9 April 2018.

Tepat 10 hari setelah peresmiannya, saya bersama beberapa teman blogger mendapat kesempatan naik Bus Suroboyo atas undangan khusus Dinas Perhubungan Surabaya. Perjalanan memutari Surabaya naik Bus Suroboyo tersebut ditemani pula oleh beberapa penggiat media sosial seperti instagramer, youtuber juga team Humas Pemkot dan wakil dari Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

Selama perjalanan, wakil dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya beserta awak bus menjelaskan berbagai hal mengenai Bus Suroboyo. Para Blogger dan penggiat media massa lainnya juga bergantian bertanya dan di jawab dengan gamblang. Bahkan para penumpang Bus yang kebetulan berada di dalam Bus juga ikut-ikutan bertanya. Mumpung ada yang bisa menjawab, kesempatan tersebut tentunya tidak bisa dilewatkan begitu saja. Banyak informasi dan hal baru yang saya dapatkan selama perjalanan tersebut. Hal-hal baru tersebut ingin saya bagikan disini supaya yang belum naik atau ingin naik Bus Suroboyo bisa mengetahuinya.

Sebelum naik Bus Suroboyo, anda harus mengetahui 10 hal berikut ini :

1. Bayarnya Pakai Sampah

Untuk mendapatkan satu tiket Bus, penumpang bisa menukarkan sampah yang berupa 10 gelas air mineral atau 5 botol plastik ukuran tanggung bekas pakai. Bisa juga menggunakan 3 botol plastik ukuran besar. Gelas/Botol tersebut tentunya harus dalam keadaan kosong dan bersih untuk kemudian diberikan pada petugas yang berada di dalam Bus dan bertugas menerimanya.

Bus Suroboyo samapah
Tempat penukaran sampah di pintu keluar Terminal Purabaya

Bagi yang tidak ingin membawa sampah plastik hanya untuk naik Bus Suroboyo, penumpang dapat menyetorkan jenis-jenis sampah tersebut di drop box terminal Purabaya atau di Bank Sampah yang telah bekerja sama dengan DKRTH. Sampah yang telah disetorkan kemudian dapat ditukarkan dengan stiker khusus yang dapat digunakan untuk naik Bus.

2. Ketentuan Resmi Berlaku Mulai 1 Mei

Keberadaan bus Suroboyo ini relatif baru jadi perlu banyak sosialisasi dan pemahaman. Masih banyak warga masyarakat, khususnya warga Surabaya yang belum mengetahuinya. Oleh karena itu butuh 1 bulan buat uji coba dan proses sosialisasi. Sejak peresmian hingga tanggal 30 April 2018, para penumpang yang ingin naik Bus ini tidak diwajibkan membawa sampah plastik. Kalau ingin naik za naik saja tanpa perlu membayar apa-apa alias gratis. Namun jika ingin membawa sampah plastik tentu diperbolehkan.

Tiket naik bus Suroboyo
Tiket Bus Suroboyo yang harganya masih nol rupiah

Ketentuan membawa sampah plastik untuk ditukar dengan tiket Bus, baru berlaku pada tanggal 1 Mei 2018. Jadi yang pengen keliling Surabaya dan merasakan naik Bus baru secara gratis saat ini, bisa kok menunggu dan menghentikan Bus di halte terdekat.

3. Harus Berhenti di Halte

Tidak seperti bus kebanyakan yang bisa berhenti di sembarangan, Bus Suroboyo hanya bisa berhenti tepat di Halte/Tempat pemberhentian resmi. Pintunya didesain khusus sehingga hanya bisa membuka tepat di Halte. Jika berhenti tidak di Halte, pintunya tidak akan bisa dibuka. Jadi kalau ingin naik Bus Suroboyo ini harus menunggu di Halte-halte sepanjang jalur bus.

Baca juga : Menguak Potensi Kota Surabaya

4. Duduk Sesuai Warna Kursi

Para penumpang tidak bisa sembarangan duduk di kursi yang disediakan didalam. Ada pembagian tertentu yang harus dipatuhi oleh para penumpang sesuai warna kursi. Kursi warna merah disediakan khusus untuk para lansia, kursi warna pink diperuntukkan khusus untuk para wanita, sedangkan kursi warna oranye untuk laki-laki/umum.

Bus Suroboyo
Warna kursi yang berbeda disesuaikan dengan tipe penumpang

Penumpang wanita yang tidak kebagian tempat duduk di kursi pink bisa mengambil tempat duduk di kursi oranye, namun penumpang laki-laki tidak diperkenankan sama sekali duduk di area kursi pink atau merah. Pemisahan area tersebut untuk meminimalisir tindak pelecehan seksual di dalam bus. Ada juga kursi khusus buat disabilitas. Letaknya persis di dekat pintu.

5. Tingkat Keamanan Tinggi

Bus Suroboyo didesain dengan keamanan tingkat tinggi. Ada sejumlah kamera CCTV yang disematkan pada bagian dalam dan bagian luar Bus. Keberadaan kamera-kamera ini selain bisa memberikan rasa aman bagi penumpang juga memonitor upaya kejahatan dalam bus. Jika ada copet, pasti langsung ketahuan.

Bus dengan lebar 2,4 meter dan panjang 12 meter ini dilengkapi tombol darurat jika terjadi kebakaran atau kecelakaan. Pengemudi bus dapat menekan tombol darurat dan alarm akan berbunyi serta pintu bus akan terbuka secara otomatis. Pintu bus juga dilengkapi dengan sensor sehingga jika ada penumpang yang menghalangi, pintu tidak akan tertutup dan bus tidak akan berjalan. Naik Bus Suroboyo tidak akan ada lagi tuh yang namanya kejedot atau terjepit pintu bus.

6. Nyaman Banget

Naik Bus ini nyaman banget, gak kerasa kalau naik kendaraan umum. Saya sendiri yang biasanya masih merasa mual dan pusing jika naik bus umum, tidak merasakan sama sekali rasa tersebut. Saat naik Bus dan berada didalamnya rasanya hampir sama dengan saat masuk ke dalam ruangan ber AC. Suara kendaraan tidak terdengar sama sekali, goncangan-goncangan juga nyaris tidak ada. Ditambah dengan hembusan AC yang dingin, bikin suasana makin nyaman.

Pintu masuk Suroboyo Bus telah didesain low entry dimana ketinggian pintu sejajar dengan trotoar. Gak perlu melangkah lebar-lebar hanya untuk masuk/keluar dari pintu bus. Yang pakai rok atau span tidak perlu khawatir roknya tersingkap/sobek.

Naik Bus Suroboyo
Walaupun bergelayutan tapi tetep nyaman

Bus dengan kapasitas 67 orang ini juga dilengkapi dengan handle untuk pegangan penumpang. Jika penumpang tidak kebagian kursi, bisa memanfaatkan handle Bus ini. Memang sih naik Bis dengan posisi berdiri itu gak enak, karena capek dan bergelayutan. Tapi dibandingkan dengan naik bus umum lain, tentu kenyamanannya jauh lebih baik.

7. Tidak Kena Lampu Merah

Yang paling asyik saat naik Bus Suroboyo adalah kita tidak akan terkena lampu merah di perjalanan. Transportasi berplat merah ini terintegrasi dengan sistem pengaturan lalu lintas jalan. Jika Bus akan melintas, lampu lalu lintas secara otomatis berubah menjadi hijau. Perjalanan relatif lebih cepat.

8. Peralatan dan Sistem Modern

Armada Bus Suroboyo yang saat ini berjumlah 8 buah, masing-masing telah dilengkapi dengan GPS. Guna GPS ini adalah untuk memantau posisi bus di aplikasi GO BIS. Para calon penumpang bisa mengunduh aplikasi GO BIS di Play Store dan memanfaatkan aplikasinya buat mengetahui jadwal kedatangan bus di tiap haltenya, asal dan tujuan Bus, hingga posisi Bus berada.

Di dalam bus ini juga dilengkapi LED papan informasi yang menampilkan halte terdekat/halte tujuan. Dengan adanya LED ini penumpang bisa tahu posisi bus yang dinaiki ada dimana dan bisa bersiap-siap jika akan turun. Apabila halte yang dituju sudah dekat, penumpang juga bisa menekan tombol warna kuning yang berada di tiap tiang dalam bus. Jumlah tombolnya lumayan banyak, jadi gak perlu berdiri atau berpindah tempat hanya untuk menekan tombol berhenti. Saat tombol ditekan, otomatis layar paling depan menyala dan bus akan berhenti di halte terdekat.

Fasilitas Naik Bus Suroboyo
Tombol stop yang dapat dipergunakan saat ingin berhenti di Halte terdekat
9. Jadwal & Rute

Bus Suroboyo mulai beroperasi dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB (jam 10 malam). Adapun rutenya adalah dari Hal Rajawali (JMP) menuju Terminal Purabaya/Bungurasih dan sebaliknya.

Saat saya menaiki Bus Suroboyo kemarin, Bus belum masuk ke dalam terminal. Bus hanya berhenti dan menurunkan penumpang di pintu keluar Bus Dalam Kota Terminal Bungurasih. Bus kemudian menunggu penumpang di pintu keluar tersebut kurang lebih 1 jam. Dalam kurun waktu tersebut, selain untuk menginstirahatkan sejenak armada busnya, juga merotasi awak bus. Sopir dan petugas lain yang sebelumnya bertugas, diganti oleh sopir dan petugas lain.

Adapun rute lengkap yang dilalui Bus Suroboyo adalah sebagai berikut :

1. Rute Rajawali – Purabaya
Halte Rajawali – Halte Jembatan Merah – Halte Veteran – Halte Tugu Pahlawan – Halte Alun Alun Contong – Halte Siola – Halte Tunjungan – Halte Simpang Dukuh – Halte Gubernur Suryo – Halte Panglima Sudirman – Halte Sono Kembang – Halte Urip Sumoharjo – Halte Pandigiling – Halte Mojopahit – Halte Darmo – Halte Marmoyo – Halte Joyoboyo – Halte RSAL – Halte Margorejo – Halte UIN – Halte Siwalankerto – Halte Kerto Menanggal – Terminal Purabaya

2. Rute Purabaya – Rajawali
Halte Purabaya – Halte Dukuh Menanggal- Halte Siwalankerto – Halte Taman Pelagi – Halte RS Bhayangkara – Halte UBHARA – Halte PUSVETMA – Halte Wonokromo – Halte Joyoboyo – Halte Museum BI – Halte RS.Darmo – Halte Pandegiling – Halte Basra – Halte Kaliasin – Halte Embong Malang – Halte Blauran – Halte Pringadi – Halte Pasar Turi – Halte Masjid Kemayoran – Halte Indrapura – Halte Rajawali.

Berhubung jalanan di Surabaya menerapkan sistem satu jalur, para penumpang hendaknya memastikan dulu tempat yang dituju. Jalur berangkat berbeda jauh dengan jalur pulang. Sebaiknya bertanya kepada petugas di dalam bus supaya tidak nyasar atau keblabasan.

10. Ramah Disabilitas

Bagi para penyandang disabilitas tidak perlu khawatir lagi jika ingin bepergian di Kota Surabaya karena Bus Suroboyo telah didesain ramah bagi disabilitas. Para penyandang disabilitas mempunyai tempat duduk khusus. Letaknya tepat di sebelah kanan pintu masuk. Bagi non disabilitas dilarang keras duduk di area tersebut. Di pintu masuk ada tombol khusus yang dibuat untuk para penyandang disabilitas. Jika di pencet, akan muncul semacam jembatan khusus yang dapat digunakan oleh penyandang disabilitas naik/turun bus. Akan ada petugas yang membantu penyandang difabel masuk ke dalam bus.

Demikian 10 hal yang patut diketahui sebelum naik Bus Suroboyo. Semoga bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkan informasinya. Dibalik semua hal diatas, sebenarnya saya juga ingin membahas/mengulas kekurangan dari transportasi massal di Surabaya yang digadang ramah lingkungan tersebut. Namun karena ulasan di bab ini sudah terlalu banyak, kekurangan dari Bus Suroboyo versi saya akan saya tulis di postingan selanjutnya jika ada kesempatan. Jangan lupa tinggalkan saran dan masukan untuk perbaikan saya kedepan.

(Visited 1.064 times, 2 visits today)
10 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!